Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
DAYA INHIBISI KITOSAN NANOPARTIKEL TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS KAITAN DENGAN PELEPASAN KALOR PADA RESIN AKRILIK
Pengarang
IRFAN ADHMA PUTRA PRIBADI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1713101010063
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penggunaan gigi tiruan resin akrilik merupakan hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi jika terjadi kehilangan pada gigi. Akan tetapi, masalah yang umum terjadi pada pengguna gigi tiruan berbahan dasar resin akrilik yaitu denture stomatitis, yaitu infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme khususnya Candida albicans. Candida albicans merupakan flora normal yang umum terdapat pada tubuh manusia. Ketika jumlahnya melewati batas normal, akan mengakibat infeksi khususnya pada rongga mulut. Kitosan nanopartikel dapat digunakan sebagai bahan desinfeksi pada gigi tiruan karena memiliki sifat antijamur sehingga dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans. Selain memiliki sifat antijamur, kitosan nanopartikel juga dapat melapisi resin akrilik sebagai pelindung sehingga dapat membantu pelepasan kalor dari resin akrilik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui daya inhibisi kitosan nanopartikel terhadap pertumbuhan Candida albicans kaitan dengan pelepasan kalor pada resin akrilik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratoris dengan menggunakan larutan kitosan nanopartikel dengan konsentrasi 0,25%; 0,5%; 1,0%. Kontrol positif menggunakan nistatin. Pengukuran nilai pertumbuhan Candida albicans dihitung menggunakan Spektrofotometri (ELISA reader) dengan gelombang 520 nm. Penghitungan pelepasan kalor pada resin akrilik dilihat menggunakan Differential Scanning Calorimetry (DSC). Analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dan uji non-parametrik Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan kitosan nanopartikel mampu menghambat pertumbuhan Candida albicans, dengan konsentrasi 0,5% memiliki kemampuan antijamur paling baik pada waktu inkubasi 24 jam dan 48 jam. Kitosan Nanopartikel juga mampu melindungi resin akrilik dengan cara menutupi porus dan kekasaran permukaan, sehingga membantu pelepasan panas pada resin akrilik. Kesimpulan penelitian ini ialah kitosan nanopartikel dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans serta membantu pelepasan panas pada resin akrilik.
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDI ANTIBIOFILM KITOSAN NANOPARTIKEL TERHADAP CANDIDA ALBICANS BERKAITAN DENGAN RESISTENSI FRAKTUR RESIN AKRILIK (WAHIDA PUTRI NURUL HAFIZAH, 2021)
PENGARUH PERENDAMAN BASIS GIGI TIRUAN AKRILIK DALAM EKSTRAK BUNGA TELANG TERHADAP PENGHAMBATAN CANDIDA ALBICANS (NISAUL MAHIRA, 2024)
EFEK PEMBERSIH GIGI TIRUAN DARI EKSTRAK DAUN NILAM (POGOSTEMON CABLIN) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS PADA BASIS RESIN AKRILIK (RATU SILVIA RAHMAH, 2023)
PENGARUH EKSTRAK LIDAH BUAYA (ALOE VERA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS PADA BASIS GIGI TIRUAN RESIN AKRILIK HEAT CURED (ZAZA YUNDA PUTRI, 2020)
PERBANDINGAN KOLONI CANDIDA SP. DARI KULTUR VOLUME KUMURAN PEMAKAI GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN RESIN AKRILIK HEAT-CURED DAN SELF-CURED (Pratiiwi Bunjamin, 2023)