<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87620">
 <titleInfo>
  <title>PEMASARAN GIRI MATANG (CITRUS MAXIMA) DENGAN PENDEKATAN KELEMBAGAAN DI KECAMATAN PEUSANGAN SIBLAH KRUENG KABUPATEN BIREUEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mulia Fahzami</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mulia Fahzami, &quot;Pemasaran Giri Matang (Citrus maxima) Dengan Pendekatan Kelembagaan Di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten  Bireuen&quot;  di  bawah  bimbingan Prof.  Dr.  Ir.  Azhar  Muslim  M.S sebagai pembimbing  utama dan Dr. Ir. Romano, MP sebagai pembimbing kedua.&#13;
&#13;
&#13;
Permasaran  (distribusi)  dapat   diartikan   suatu   kegiatan   ekonomi   yang berfungsi membawa atau menyampaikan barang dari produsen ke konsumen. Pemasaran   merupakan   hal   yang   sangat   penting   dalam   menjaJankan  usaha pertanian   karena   pemasaran   basil   suatu   produksi   yang   merupakan   tindakan ekonomi  yang  berpengaruh  terhadap  tinggi rendahnya  penerimaan  petani.  Oleh karena  itu pemasaran  hasil-hasil  produksi pertanian  mutlak  diperlukan terutama dalam memasarkan  hasil produksi yang dihasilkan petani di pedesaan.&#13;
Jeruk Bali atau yang lebih dikenaJ dengan giri Matang merupakan tanaman yang  sudah   lama  di  kenal  masyarakat   provinsi   Aceh   khususnya   Kabupaten Bireuen dan di kembangkan  sebagai tanaman pekarangan  sejak: sebelum kemerdekaan secara turun temurun.&#13;
&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui   lembaga-lembaga apa saja yang terlibat  daJam pemasaran  dan  untuk  mengetahui  apakah  sistem  pemasaran  giri matang   sudah   efisien.   Adapun   permasalahan    dalam   penelitian    ini  adalah Lembaga-lembaga apa  saja yang  terlibat  daJam  proses  pemasaran  dan  apakah sistem pemasarannya sudah efisien.Penelitian    ini    dilakukan    di  Kab upaten   Bireuen,   dengao   pertim ban gan Bireuen  meru pak an sentral produksi   giri matang.  Objek dari penelitian ini adalah petani, pedagang pengumpul,  pedagang besar, dan pedagang pengecer giri Matang yang  berada di daerah penelitian.   Ruang  lingkup penelitian  terbatas  pada profit margin pemasaran.&#13;
&#13;
&#13;
Metode   yang  digunakan   dalam   penelitian   ini  adalab   metode   survey, dengan   aJasan area  populasi   yang   cenderung   luas  dan  homogen.      Metode pengambilan  sampel dilakukan  dengan  Simple  Random Sampling  dengan  besar sarnpel 24 petani dan 11  pedagang.   Teknik pengumpulan  data dalam penelitian ini  diperoleh  dari  dua  sumber,  meliputi  data  primer  yaitu  diperoleh  di  lokasi penelitian  dan data selcunder yaitu  bersumber  dari kepustakaan,  instansi  terkait dan pihak-pihak yang berhubungan  langsung dengan penelitian ini.&#13;
Hasil penelitian  menunjukkan bahwa  besamya  biaya pemasaran  (margin pemasaran)  pada Tipe I sebesar Rp.  6.000,-per  buah atau 50 % dan profit margin bagi  petani Rp.  6.000,-per   buah  atau  50  %.    Pada  Tipe  II  besarnya   biaya pemasaran  (margin pemasaran)  sebesar Rp.  7.500,- per buah atau 50 % dan profit margin  petani  adalah  Rp.   7.500,-  per  buah  atau  50  %.   Pada  Tipe  mbiaya pemasaran  (margin pemasaran)  sebesar  Rp.  12.700,- per buah atau 63,50 % dan profit  margin  petani  Rp.  7.300,-  per buah  atau  36,50  %.  Pada  Tipe  IV  biaya pemasaran  (margin  pemasaran)  sebesar  Rp.  3.500,-  per buah atau 29, 17  % dari harga pada tingkat lembaga paling akhir.&#13;
&#13;
&#13;
Efisiensi pada tingkat  saluran  pemasaran  dan hasil penelitian di lapangan menunjukkan  bahwa  pemasaran  giri  matang  sangat efisien,  hal  ini dapat  dari  tiap-tiap  tipe  saluran  pem asaran,   mulai  dari  Tipe  I sam pai  Tipe  IV. Hal  ini dikarena.kan oleh  adanya  persaingan  antar  pedagang  sangat  ketat,  dimana  para pedagang  giri matang di daerah penelitian  menjual giri matang dengan harga jual yang  berbeda-beda, perbedaan  harga  hanya  semata-mata  disebabkan  oleh  biaya pemasaran   yang  normal.  Pedagang   belum  bisa  menetapkan atau  memberikan keputusan  harga jual yang pasti pada konsumen,  sehingga  konsumen dapat Jebih bijak dalam menentukan harga beli giri matang.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87620</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-20 16:08:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-20 16:08:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>