<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87576">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI NILAM DI KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIDHA AGUS FAJRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komoditi  nilam merupakan komoditi  unggulan bagi masyarakat Aceh, karena komoditi ini telah ditanam ratusan tahun yang lalu secara turun temurun. Nilam Aceh memiliki kontribusi yang tidak bisa dipandang sebelah mata terhadap produksi  nilam Nasional.  Adapun sentra produksi  nilam di  Provinsi  Aceh tersebar di  Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya dan Aceh Singkil. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Aceh Selatan  di Kecamatan  Tapaktuan.  Pemilihan  lokasi penelitian ditentukan secara sengaja dengan pertimbangan  bahwa daerah tersebut sebagai salah  satu  daerah sentra produksi  nilam.  Penelitian ini  bertujuan  untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi  produksi  serta efisiensi  penggunaan faktor-faktor  produksi  usahatani  nilam.  Adapun metode analisis  yang digunakan adalah  fungsi  produksi Cobb-Douglas.  Hasil  analisis fungsi produksi menunjukkan bahwa secara teknis faktor produksi  tenaga kerja memberi  pengaruh yang signifikan terhadap produksi  nilam, sedangkan faktor produksi  luas  lahan, jumlah  bibit, dan jumlah herbisida  tidak memberi  pengaruh yang signifikan  terhadap produksi  nilam. Hasil  uji  efisiensi  menunjukkan bahwa penggunaan faktor produksi  luas  lahan  tidak efisien  sehingga perlu  pengurangan sesuai  dengan kebutuhan usahatani.  Namun sebaliknya untuk faktor produksi tenaga kerja, bibit,  dan herbisida penggunaannya belum efisien, sehingga dibutuhkan penambahan jumlah agar diperoleh peningkatan jumlah produksi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Usahatani nilam, Efisiensi, Produksi, Teknis, Keuntungan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87576</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-19 15:07:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-19 15:08:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>