<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87544">
 <titleInfo>
  <title>PEMASARAN SEMANGKA DENGAN PENDEKATAN KELEMBAGAAN DAN SISTEM INFORMASI DI KECAMATAN INDRAJAYA KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Safrizal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>T. Safrizal  Pemasaran Semangka  Dengan  Pendekatan  Kelembagaan  Dan Sistem    Informasi   Di   Kecamatan    Indra   Jaya    Kabupaten    Pidie&quot;.   Dibawah bimbingan  Bapak Dr.  Ir.  Sofyan,  M. Agric.  Sc sebagai  pembimbing  utama dan Bapak Dr. Ir.  Romano, MP sebagai pembimbing  kedua.Adapun   permasalahan   dalam   penelitian   ini   adalah:   Bagaimanakah    sistem&#13;
pemasaran   semangka   di   Kecamatan   Indra   Jaya   Kabupaten   Pidie   dan   lembaga- lembaga apa saja  yang terlibat dalam  proses  pemasaran  tersebut, serta bagaimanakah sistem  informasi yang didapatkan  oleh  petani. Penelitian  ini dilakukan dengan  tujuan untuk mengetahui sistem  pemasaran  semangka  dengan  pendekatan  kelembagaan  dan sistem informasi  di  Kecamatan  Indra  Jaya  Kabupaten  Pidie.Penelitian  ini dilakukan di Kecamatan  Indra Jaya Kabupaten  Pidie. Penentuan lokasi     penelitian     dilakukan     secara     sengaja    (Purposive    Sampling)    dengan pertimbangan  bahwa Daerah  tersebut  merupakan  salah satu sentra produksi  semangka di  Kabupaten   Pidie.  Objek   penelitian   ini  adalah   para  petani  yang  mengusahakan tanaman      semangka.   Ruang   lingkup   penelitian    ini   terbatas   pada  profit   margin pemasaran  yang diterima  pada setiap lembaga pemasaran  dan sistem informasi.&#13;
Berdasarkan   hasil  penelitian   dilapangan   diperoleh   rata-rata   produksi  yang dihasilkan  oleh  petani  sampel  dari  usaha  tani semangka  di  Kecamatan   Indra  Jaya Kabupaten   Pidie  yaitu  sebesar   6.358   Kg/MT,  dan  nilai  produksi  yang  diperoleh sebesar  Rp 6.828.000/MT,  sehingga  rata-rata  pendapatan   bersih  yang  diterima  oleh petani  semangka di daerah  penelitin  adalah sebesar  Rp 4.153.550/MT.Terdapat  dua tipe pemasara  dari.Semangka didaerah  penelitian,  dari kedua tipe pemasaran  yang  digunakan  dalam  pemasaran  semangka  di daerah  penelitian,  terlihat&#13;
jelas   bahwa   ada   dua   lembaga  pemasaran   yang  terlibat   dalam   proses   pemasaran semangka  di  Kecamatan  Indra  Jaya  Kabupaten  Pidie  yaitu  pedagang  pengecer  dan agen (pedagang  pengumpul). Petani didaerah  penelitian  mendapatkan informasi pasar semangka   langsung dari  pasar,  petani  juga menanyakan   langsung  kepada  pedagang pengecer  atau agen. Namun  didaerah  penelitian  belum  ada petani  atau pedagang  yang menggunakan tehnologi yang  lebih canggih  seperti Internet  dalam mencari informasi pasar  semangka,   karena  petani  dan  pedagang   didaerah   penelitian  masih  memiliki SDM yang lemah dibidang  tehnologi  informasi.Profit  margin  yang  diterima   oleh  produsen   (petani)   pada  pemasaran   tipe  I yaitu  sebesar  Rp 829,36/Kg  atau  sekitar 66,35%/Kg, Sedangkan  pedagang  pengecer pada saluran pemasaran   tipe  I,  profit  margin  yang  diperoleh adalah  Rp 400/Kg  atau sekitar  23,53 %/Kg. Pada saluran  pemasaran  tipe II profit  margin  yang diterima  oleh produsen  adalah  sebesar  Rp  579,36/Kg   atau  sekitar  57,94  %/Kg,  sedangkan   profit margin  yang  diterima  oleh  agen  pada  saluran  pemasaran   tipe  II adalah  sebesar  Rp 200/Kg   atau  sekitar   15,39  %Kg.   Profit  margin   pedagang    pengecer   pada  saluran pemasaran   tipe  II lebih  besar  dibandingkan  profit  margin  yang  diterima  oleh  agen, profit  margin  yang  diterima  oleh pedagang  pengecer  adalah  sebesar  Rp 350/Kg atau sekitar 20,59 %/Kg.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87544</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-19 09:48:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-19 09:48:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>