<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87512">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN DERAJAT NYERI PADA PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH DI POLI SARAF RSUDZA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FANNIA YASMINE</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aktivitas fisik diketahui memberikan berbagai macam manfaat bagi kesehatan sosial, psikologis, dan biologis. Intensitas aktivitas fisik yang dilakukan memiliki peran penting dalam risiko terjadinya masalah muskuloskeletal. Nyeri punggung bawah adalah salah satu masalah muskuloskeletal yang memiliki prevalensi tinggi di seluruh dunia, terutama pada populasi dewasa. Derajat nyeri yang dialami pasien nyeri punggung bawah bervariasi pada setiap individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan derajat nyeri pada pasien nyeri punggung bawah. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dan didapatkan jumlah sampel sebesar 74 orang. Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) dan instrumen Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji distribusi frekuensi (univariat) dan uji korelasi Spearman untuk melihat korelasi diantara dua variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 11,1% responden dengan aktivitas fisik intensitas ringan mengalami derajat nyeri ringan, 54,3% responden dengan aktivitas fisik intensitas sedang mengalami derajat nyeri sedang, dan 68,4% responden dengan aktivitas fisik intensitas berat mengalami derajat nyeri berat. Berdasarkan uji korelasi yang dilakukan, penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan derajat nyeri pada pasien nyeri punggung bawah di Poli Saraf RSUDZA Banda Aceh dengan nilai p yang diperoleh adalah 0,13 (p</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87512</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-18 13:36:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-18 15:49:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>