ANALISIS PEMASARAN TANDAN BUAH SEGAR (TBS) RAKYAT DI KECAMATAN KUALULUHU KABUPATEN LABUHAN BATU PROVINSI SUMATRA UTARA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS PEMASARAN TANDAN BUAH SEGAR (TBS) RAKYAT DI KECAMATAN KUALULUHU KABUPATEN LABUHAN BATU PROVINSI SUMATRA UTARA


Pengarang

NOVI ERNA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0505102020030

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

N ovi Erna Sim am ora " ANALISIS PEMASARAN TANDAN BUAH SEGAR ( TBS ) RAKYAT DI KECAMATAN KUALUH HULU KABUPATEN LABUHAN BATU PROVINSI SUMATERA UTARA". Dibawah bimbingan bapak Dr. Ir. Romano, M.P, sebagai pembimbing utama dan Bapak Ir. lrwan A Kadir, M. Si, sebagai pembimbing kedua.


Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui system pemasaran TBS rakyat, besamnya biaya pemasaran, price spread dan share margin, serta mengetahui efisiensi pemasaran TBS.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan melakukan pengumpulan data melalui observasi (pengamatan) langsung ke lapangan serta wawancara adengan responden. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhan Batu Provinsi Sumatera Utara. Alasan pemilihan lokasi tersebut didasarkan atas pertimbangkan bahwa Kabupaten Labuhan Batu merupakan salah satu sentra produksi kelapa sawit terbesar di Sumatera Utara. Ruang lingkup penelitian ini terbatas pada masalah pemasaran TBS rakyat di Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhan Batu.


Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pemasaran TBS rakyat di Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhan Batu sudah efisien ini dapat dilihat dari saluran pcmasaran I dimana besar Ep dari desa Kuala Beringin 10,86%, dari desa Londut 12,0 I% dan dari desa Sukarame 9,87% dan saluran pemasaran 11 besar Ep dari desa Kuala Beringin 9,76%, dari desa Londut 37,63% dan dari Sukarame 13,98%. Menurut rumusan Sockartawi bahwa saluran pemasaran yang memiliki nilai Ep kecil maka semakin efisienlah saluran pemasaran tersebut. Maka dari masing-masing saluran pemasaran dapat dilihat bahwa saluran pemasaran yang paling efisien adalah saluran pemasaran I sebesar 9,87% dari desa Sukarame dan saluran pemasaran II sebesar 9,76% dari desa Kuala Beringin.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK