<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87487">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN DEPRESI DAN ANSIETAS DENGAN DISPEPSIA PADA PASIEN RAWAT JALAN KLINIK IMAN MEDAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AHMAD MUJAHID ANWAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dispepsia merupakan salah satu penyakit yang paling sering ditemukan di masyarakat. Ada banyak faktor yang dapat memicu timbulnya gangguan dispepsia,  diduga salah satunya adalah gangguan psikologis seperti ansietas dan depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara depresi dan ansietas dengan dispepsia. Penelitian ini dilakukan terhadap pasien rawat jalan di Klinik Iman Medan yang berobat dari November-Desember 2020. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross secctional dengan jumlah sampel 100 orang. Data dari responden dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner HADS (Hospital Anxiety and Depression Scale) dan dispepsia diukur dengan Skor Dispepsia. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 11 responden (11%) mengalami dispepsia derajat ringan, 51 responden (51%) mengalami dispepsia derajat  sedang, dan 38 (38%) mengalami dispepsia derajat berat. Ansietas dialami oleh 38% penderita dispepsia dan depresi dialami oleh 10% penderita dispepsia. Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara ansietas dengan dispepsia (p0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara ansietas dengan dispepsia namun tidak dengan depresi</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87487</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-17 16:33:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-18 14:30:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>