Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL KELAMBEK TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI TK BELEGEN MULIA KOTA SUBULUSSALAM
Pengarang
Devi Nirmala - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1506104210001
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / PG PAUD (S1) / PDDIKTI : 86207
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Nirmala Sari, Devi. 2020. Pengaruh Permainan Tradisional Kelambek terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini di TK Belegen Mulia Kota Subulussalam. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Dr. Anizar Ahmad, M.Pd (2) Taat Kurnita Y, S.Pd, M.Pd
Kata kunci : Permainan tradisional, Kelambek, Perkembangan sosial emosional
Perkembangan sosial emosional adalah kepekaan anak untuk memahami perasaan orang lain ketika berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan yang terjadi pada anak usia 5-6 tahun di TK Belegen Mulia Kota Subulusalam anak-anak belum mampu bermain dengan teman sebaya, membangun kerjasama, menunjukkan sikap peduli terhadap temannya dan belum mampu mematuhi aturan yang berlaku. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah permainan tradisional Kelambek berpengaruh terhadap perkembangan sosial emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional Kelambek terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B yang berjumlah 8 orang anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1 pertemuan I anak yang belum berkembang berjumlah 4 anak, mulai berkembang berjumlah 4 anak. Pertemuan kedua yang belum berkembang berjumlah 2 anak, mulai berkembang berjumlah 3 anak, berkembang sesuai harapan berjumlah 3 orang anak. Siklus II pertemuan 1 yang mulai berkembang berjumlah 1 anak, berkembang sesuai harapan berjumlah 5 anak, berkembang sangat baik berjumlah 2 anak. Pada pertemuan kedua berkembang sesuai harapan berjumlah 4 anak berkembang sangat baik berjumlah 4 anak. Disimpulkan bahwa melalui permainan tradisional Kelambek dapat mengembangkan sosial emosional anak usia dini di TK Belegen Mulia Kota Subulussalam. Sebaiknya guru lebih memperhatikan perkembangan sosial emosional anak dan permainan tradisional Kelambek dapat diterapkan di sekolah.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL SANDAL BATOK KELAPA DI PAUD IT HAFIZUL ‘ILMI (RAHMAYANI, 2019)
MENGEMBANGKAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK DENGAN PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK DI TK IT PERMATA SUNNAH KOTA BANDA ACEH (Riska Hayati, 2021)
MENINGKATKAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL DI TK FKIP UNSYIAH (FUTRI HANDAYANI, 2020)
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI DAN ENGKLEK DI PAUD ARRISALAH DARUSSALAM ACEH BESAR (Janisa Fitri, 2024)
IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL ACEH DI PAUD IT AL-FATIH BANDA ACEH (Reshi Yufitsa, 2016)