Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
EKSISTENSI ADAT PEMAMANAN SUKU ALAS DI DESA KUMBANG INDAH KABUPATEN ACEH TENGGARA
Pengarang
FEBRY FITRIADI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1510101010032
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi adat Pemamanan suku Alas dalam masyarakat multikultural, dan pergeseran nilai didalam adat Pemamanan tersebut. Adat Pemamanan ini awalnya merupakan tradisi masyarakat suku Alas, namun belakangan tradisi ini juga dilakukan oleh masyarakat Non-Alas yang tinggal di daerah Aceh Tenggara. Hal ini menjadi menarik seiring dengan lunturnya tradisi-tradisi lain di berbagai kelompok masyarakat lainnya. Penelitian ini menggunakan teori Fungsional Struktural Robert K Merton yang menyatakan terdapat perbedaan antara Fungsi Manifest dan Fungsi Laten, jika membuahkan hasil fungsi yang sebenarnya maka dikatakan Fungsi Manifest, apabila membuahkan hasil fungsi yang berbeda dari seharusnya maka dikatakan Fungsi Laten. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa eksistensi adat Pemamanan ini erat kaitannya dengan pergeseran nilai dari adat Pemamanan itu sendiri saat ini. Penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan adat Pemamanan ini memiliki tujuan untuk menguatkan tali silahturahmi dan memulikan keluarga, serta menguatkan tali solidaritas masyarakat multikultural. Seiring berkembangnya zaman, eksistensi dari adat Pemamanan ini masih sangat kuat bahkan adat Pemamanan ini dilaksanakan pada masyarakat Non-Alas. Akan tetapi, banyak terjadinya pergeseran nilai yang terjadi sehingga menimbulkan fungsi yang berbeda dari yang seharusnya adat Pemamanan ini yang memiliki nilai keharmonisan, kini memiliki nilai sebagai ajang bisnis. Fungsi Laten adat Pemamanan ini memberikan tuntutan ekonomi yang sangat tinggi terhadap masyarakat Alas dan Non-Alas sehingga menimbulkan dampak ekonomis yang menyebabkan terjadinya berbagai fenomena didalam masyarakat.
Tidak Tersedia Deskripsi
PELAKSANAAN ADAT PEMAMANAN ( MENGUNDANG ) PADA PROSESI KHITANAN DI KEC DARUL HASANAH KAB ACEH TENGGARA (YOYOH YULLYANTI NINGSIH, 2021)
RITUAL ADAT ALAS PEMAMANEN DI DESA BAMBEL KUTACANE KABUPATEN ACEH TENGGARA (Enggi Raseha, 2019)
STUDI ETNOBOTANI UPACARA ADAT SUKU ALAS DI KECAMATAN BABUSSALAM KABUPATEN ACEH TENGGARA PROVINSI ACEH (ARMAYA FITRI, 2026)
KEWENANGAN MAJELIS ADAT ACEH KABUPATEN ACEH TENGGARA TERHADAP PELESTARIAN NILAI BUDAYA ADAT PEMAMANEN PADA PESTA PERKAWINAN MASYARAKAT SUKU ALAS (Hariana Alastawarni, 2025)
LARANGAN PERKAWINAN SEMARGA PADA MASYARAKAT ALAS (SUATU PENELITIAN DI KABUPATEN ACEH TENGGARA) (Kamisah, 2023)