Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PREFERENSI INDUSTRI TAHU TERHADAP KUALITAS BAHAN BAKU KEDELAI DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Faradilla Syahrinaz - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0505102010083
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
FARADILLA SYAHRIN AZ dengan judul skripsi Preferensi Industri Tahu Terhadap Kualitas Bahan Baku Kedelai di Kota Banda Aceh" di bawah bimbingan Bapak Ir. Irwan A. Kadir M.P selaku Pembimbing Utama dan Ibu Cut Faradilla, S.P, M.Si selaku Pembimbing Kedua.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah kualitas bahan baku kedelai yang menjadi preferensi industri tahu dan keuntungan yang diperoleh industri tahu berdasarkan skala usaha yang berbeda. Penelitian ini dilakukan di Kota Banda Aceh, dengan pertimbangan bahwa Kota Banda Aceh merupakan salah satu sentra industri pengolahan kedelai, khususnya industri tahu.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kualitas bahan baku kedelai yang menjadi preferensi industri tahu dan untuk mengetahui besarnya keuntungan yang diperoleh industri tahu berdasarkan skala usaha yang berbeda .Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dengan objek penelitian adalah industri tahu yang ada dalam wilayah Kota Banda Aceh. Ruang lingkup penelitian ini terbatas pada preferensi industri tahu terhadap kualitas bahan baku kedelai dan keuntungan yang diperoleb industri tahu berdasarkan skala usaha di Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Stratified Sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri tahu di Kota Banda Aceh,
baik skala kecil, skala sedang dan skala besar memilih dan menyukai bahan baku kedelai impor. Hal ini disebabkan karena kualitas kedelai impor lebih baik
dibandingkan dengan kualitas kedelai lokal. Selain itu, persediaan kedelai impor dipasaran selalu ada sepanjang tahun, tidak seperti kedelai lokal yang hanya tersedia pada musim-musim tertentu.Semakin besar skala usaha semakin besar pula keuntungan yang diperoleh industri tahu. Artinya jumlah bahan baku kedelai yang diolah memberikan keuntungan yang berbeda. Meskipun kualitas bahan baku kedelai impor yang digunakan sama, namun keuntungan yang diperoleh berbeda berdasarkan skala usahanya. Skala usaha yang paling menguntungkan adalah industri tahu skala besar dengan rata-rata keuntungan per bulan sebesar Rp 45.153.177,78. Hal ini dikarenakan total penerimaan yang diperoleh dan biaya produksi yang dikeluarkan oleh industri tahu skala besar lebih besar dari industri tahu skala kecil dan sedang.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PERMINTAAN DAN PREFERENSI PENGGUNAAN KEDELAI PADA INDUSTRI PENGOLAHAN KEDELAI DI KOTA BANDA ACEH (Nurul Fadlhliani, 2020)
PERMINTAAN INDUSTRI TEMPE TERHADAP KUALITAS BAHAN BAKU KEDELAI DI KOTA BANDA ACEH (Nurmeyda, 2025)
ANALISIS PENDAPATAN DAN EFISIENSI PEMASARAN INDUSTRI TAHU (STUDI KASUS: INDUSTRI TAHU MANDIRI DI DESA PUNGE JURONG KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH) (CUT INTAN MAULINA, 2019)
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL AGROINDUSTRI TAHU RION DI DESA LAMTEUMEN BARAT KECAMATAN JAYA BARU KOTA BANDA ACEH (Nova Fitrah Zahara, 2019)
KETERSEDIAAN KEDELAI SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI TEMPE DI KOTA BANDA ACEH (Asmaul Husna, 2021)