Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI PADI HIBRIDA DAN PADI NON HIBRIDA DI KECAMATAN MANGGENG KABUPATEN ACEH BARAT DAYA
Pengarang
Rosmanidar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0805102010045
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian dengan judul Analisis Perbandingan Pendapatan Usahatani Padi Hibrida Dan Padi Non Hibrida Di Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya telah dilaksanakan mulai bulan Juni 2012 sampai Maret 2013 dengan tujuan untuk mengetahui berapa besar perbedaan pendapatan usahatani antara petani yang menggunakan padi hibrida dengan petani yang menggunakan padi non hibrida. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Survey. Pengambilan sampel petani dilakukan dengan cara acak. sederhana (simple random sampling). Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Sedangkan untuk metode analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif untuk membandingkan pendapatan usahatani antara petani yang menggunakan padi hibrida dengan petani yang menggunakan padi non hibrida.
Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan, didapatkan bahwa pada budidaya padi hibrida produksi rata-rata yang diperoJeh adalah 6.353 Kg/Ha/MT, penerimaan Rp 28.589.241/Ha/MT maka diperoleh pendapatan sebesar Rp 14.916.962/Ha/MT. Sedangkan untuk padi non hibrida produksi rata-ratanya adalah 6.494 Kg/Ha/MT, penerimaan Rp 29.223.427/Ha/MT, diperoleh pendapatan sebesar Rp 15.789.281/Ha/MT. Tingkat perbedaan pendapatannya adalah sebesar Rp 872.319/Ha/MT dan produksinya sebesar 141 Kg/Ha/MT. Pengujian secara statistik dengan uji T pada taraf nyata 5% menunjukkan bahwa pendapatan petani padi hibrida lebih kecil dibandingkan petani padi non hibrida dan hal ini bertolak belakang dengan hipotesis yang telah diturunkan. Agar para petani yang melaksanakan usahatani padi hibrida dapat memperoleh produksi yang maksimal diharapkan dapat melaksanakan usahatani tersebut sesuai petunjuk pelaksanaannya untuk meningkatkan pendapatan.
Kata Kunci: Padi Hibrida, Padi Non Hibrida, Pendapatan
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDI KOMPARATIF PENDAPATAN PETANI PADI HIBRIDA DAN NON HIBRIDA DI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR (WINDA, 2020)
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH POLA TANAM PADI- KACANG TANAH DAN PADI- PADI DI KECAMATAN MANGGENG KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (H A M D I, 2021)
PENGARUH FAKTOR PRODUKSI LUAS LAHAN,BIAYA PRODUKSI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH HIBRIDA ARIZE HIBRINDOR-1 DI KECAMATAN KUTA BARO ACEH BESAR (Mahyuddin, 2021)
KAJIAN KELAYAKAN USAHA PENGEMBANGAN AGRIBISNIS PADI HIBRIDA DI KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA (Yusrimanidar, 2024)
ANALISIS PERBEDAAN PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG MANIS DAN JAGUNG HIBRIDA DI KECAMA TAN LEMBAH SEULA WAH KABUPATEN ACEH BESAR (Rizka Hasmiyani, 2020)