<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87447">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA PENYAKIT JANTUNG DENGAN TINGKAT KEPARAHAN STROKE ISKEMIK AKUT BERDASARKAN INDEKS BARTHEL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FANNY RIZKI RAMADHINI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular (non-communicable disease) penyebab kematian nomor dua dan penyebab utama kecacatan di dunia. Hasil Riskesdas tahun 2018 menunjukkan prevalensi stroke di Indonesia meningkat dari 7% menjadi 10,9% dan khususnya di Provinsi Aceh juga mengalami peningkatan dari 6,6% menjadi 7,8%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penyakit jantung dengan tingkat keparahan stroke iskemik akut berdasarkan indeks barthel. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 88 orang yang diambil dengan metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menganalisis rekam medis pasien stroke iskemik akut berdasarkan indeks barthel di RSUDZA Banda Aceh tahun 2019. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa&#13;
53,4% responden tidak memiliki riwayat penyakit jantung, 76,1% responden&#13;
memiliki riwayat hipertensi, 56,8% responden memiliki riwayat diabetes mellitus dan 60,2% responden mengalami stroke dengan tingkat tidak parah. Berdasarkan hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara riwayat penyakit jantung dengan tingkat keparahan stroke iskemik akut berdasarkan indeks barthel (p=0,013), terdapat hubungan antara riwayat hipertensi dengan tingkat keparahan stroke iskemik akut berdasarkan indeks barthel (p=0,032), terdapat hubungan antara riwayat diabetes mellitus dengan tingkat keparahan stroke iskemik akut berdasarkan indeks barthel (p=0,017). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa penyakit jantung memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap tingkat keparahan stroke iskemik akut dengan nilai sebesar 0,014.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Tingkat keparahan stroke, penyakit jantung, hipertensi, diabetes mellitus, indeks barthel &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87447</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-15 09:57:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-15 10:06:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>