KARAKTERISTIKUSAHA TANI PADI DI KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KARAKTERISTIKUSAHA TANI PADI DI KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Purnama Sari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0701101020032

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh merupakan studi empiris tentang karakteristik usaha tani padi di Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik usaha tani padi di Kecamatan Simpang Tiga Aceh Besar.
Penelitian ini menggunakan data primer yang langsung diperoleh dari sumber utama yaitu petani. Data primer dikumpulkan dengan membagikan lembar pertanyaan langsung kepada responden. Populasi penelitian seluruh petani padi di Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar yang berjumlah sebanyak 270 orang. Jumlah sampel penelitian ditetapkan sebanyak 73 orang. Penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan formulasi sampel minimal dengan menggunakan metode Slovin. Data penelitian dianalisis secara diskriptif.
Hasil penelitian menjelaskan Sejak awal petani padi sawah di Kecamatan Simpang Tiga telah mempersiapkan modal untuk membayar berbagai biaya seperti pembajakan, pembelian pupuk dan biaya pembasmi hama. Modal usaha Lani yang di keluarkan setara dengan jumlah biaya yang dikeluarkan. Ketidakpastian yang dihadapi oleh petani padi sawah di Kecamatan Simpang Tiga masih relative rendah dan akan dihadapi kadang kala dalam waktu yang tidak menentu. Hama menjadi faktor ketidakpastian usaha yang dihadapi petani di daerah tersebut. Petani menjual gabah pada RMU dengan harga jual berkisar Rp. 4000 per kg. Harga jual dapat berubah setiap tahun dengan nilai Rp. 500 - 800 rupiah. Namun tingkat harga gabah yang berlaku di tingkat petani di Kecamatan Simpang Tiga relatif stabil karena adanya intervensi harga dari pemerintah. Biaya yang dikeluarkan petani merupakan pengorbanan ekonomi untuk membiayai usaha seperti biaya bajak tanah, pembelian pupuk dan pengadaan somprot hama. Sebahagian besar dari jumlah petani padi sawah di Kecamatan Simpang Tiga mengeluarkan biaya lebih dari 700.000 rupiah. Pada akhir panen petani di Kecamatan Simpang Tiga akan memperoleh hasil produksi rata-rata 0,1 - 2 ton. Jika di jual pada harga yang berlaku petani dapat memperoleh pendapatan berkisar antara 1-7 juta rupiah. Pendapatan dari hasil usaha tani masih relative kecil untuk memenuhi kebutuhan petani yang terus bertambah sehingga semakin banyak dari keluarga tani yang menjadikan usaha tani sebagai pekerjaan sampingan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK