<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87435">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN STATUS DEMOGRAFI DAN PENYAKIT KOMORBID DENGAN RESIKO TERJADINYA PENYAKIT GINJAL KRONIS DI RUMAH SAKIT UMUM CUT MEUTIA KABUPATEN ACEH UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anita Marlina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Masalah  kesehatan masyarakat saat ini mengenai penyakit tidak menular  merupakan masalah terbesar didunia. Salah satunya yaitu penyakit ginjal yang mempengaruhi 750 juta orang dan menyebabkan kematian. Penyakit tidak menular  dipengaruhi oleh status sosial ekonomi dan secara langsung dipengaruhi oleh perilaku gaya hidup serta pola makan sehingga beresiko terjadi penyakit.  Meningkatnya faktor risiko penyakit ginjal kronis mencapai 10% dengan kondisi seperti diabetes, hipertensi, penyakit pembuluh darah dan glomerulonefritis. Tujuan: untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penyakit ginjal kronis di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara. Metode: Jenis penelitian analitik cross sectional dengan pendekatan retrospektif. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara mulai tanggal 8 sampai 9 Juni 2020. Pengumpulan data dengan  menggunakan data sekunder yang diperoleh dari data medical record tahun 2019. seluruh penderita penyakit ginjal kronis yang mendapat rawatan di Rumah Sakit Umum Cut Meutia  periode Januari-Desember Tahun 2019 sebanyak 640 orang, dengan besar sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan rumus slovin berjumlah 86 responden. Hasil: Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa ada dua variabel yang tidak ada hubungan dengan penyakit ginjal kronis yaitu (Usia p value 1, Jenis kelamin p value 0,452). Sedangkan variabel yang berhubungan dengan penyakit ginjal kronis yaitu (Hipertensi p value 0,000, Diabetes p value 0,000. Kesimpulan: Hasil analisis didapatkan bahwa penyakit diabetes merupakan faktor dominan penyebab penyakit ginjal kronis dengan nilai (p=0,000, OR=8,8). &#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87435</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-15 00:15:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-15 09:28:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>