Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEDAGANG MENGENAI PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 DI PASAR BEUREUNUEN KECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE
Pengarang
Auni Batrisyia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1707101010025
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh coronavirus 2/SARS-CoV-2. Pasar dapat menjadi jalur utama penyebaran berbagai penyakit. Hasil survei yang dilakukan oleh tim peneliti dari TDMRC (Tsunami disaster Mitigation Research Center), tempat yang paling sering dikunjungi oleh para responden ketika berada di luar rumah adalah kantor (39,5%) dan tempat selanjutnya adalah pasar (39,3%). Penambahan jumlah kasus COVID-19 berlangsung cukup cepat dan telah terjadi penyebaran ke berbagai negara di dunia. Oleh karena itu, pada tanggal 11 Maret 2020 WHO menetapkan COVID-19 sebagai pandemi. Dalam upaya pencegahan penularan COVID-19, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menetapkan protokol kesehatan COVID-19 yaitu mencuci tangan, penggunaan masker, dan social/physical distancing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pedagang mengenai protokol kesehatan COVID-19 di pasar Beureunuen kecamatan Mutiara Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan rancangan yang digunakan adalah cross sectional. Total sampel penelitian ini adalah 100 responden dengan metode pengambilan sampel menggunakan non probability sampling yaitu Purposive sampling. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Spearman Rank dan Mann-Whitney. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara informasi (p < 0,05, r = 0,061), situasi (p < 0,05, r = 0,277) dengan kepatuhan pedagang mengenai protokol kesehatan COVID-19 dan hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara legitimasi (p < 0,05) dengan kepatuhan pedagang mengenai protokol kesehatan COVID-19. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa informasi, situasi, dan legitimasi berhubungan dengan kepatuhan pedagang mengenai protokol kesehatan COVID-19 di pasar Beureunuen Kecamatan Mutiara Kabupaten Pidie.
Kata kunci: COVID-19, Kepatuhan, Pedagang
Tidak Tersedia Deskripsi
PERKEMBANGAN KOTA BEUREUNUEN DITINJAU DARI ASPEK EKONOMI DAN EKOLOGI TAHUN 1993-2014. (Zahara Ulfa, 2017)
GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN PENUMPANG TRANS KOETARADJA BANDA ACEH TERHADAP PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 (Rahma Bismi, 2022)
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN JENIS PEKERJAAN DENGAN TINGKAT KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN UNTUK PENCEGAHAN COVID-19 DI KOTA BANDA ACEH (SARAH NATASYA, 2023)
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PEDAGANG TENTANG PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN 5M DI PASAR PAYA ILANG TAKENGON (Asyifa Salsabila, 2021)
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MENGENAI COVID-19 DENGAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PADA KELUARGA PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD MEURAXA. (Siska Yulia Fitri, 2022)