POLA HUBUNGAN TOKE BANGKU DENGAN NELAYAN DI DESA LAMBADA LHOK KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

POLA HUBUNGAN TOKE BANGKU DENGAN NELAYAN DI DESA LAMBADA LHOK KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

EDWAR FADLI YUKTI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9951220720

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Edwar Fadli Yukti dengan judul sknipsi "Pola Hubungan Toke Bangku Dengan Nelayan Di Desa Lambada Lhok Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besardibawah bimbingan Bapak Dr. Ir. Agussabti, M.Si selaku pembimbing utama dan Bapak Ir. T. Makmur, M.Si selaku pembimbing kedua.


Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pola hubungan yang terjadi antara toke bangku dengan nelayan dan pengaruhnya terhadap pendapatan nelayan di desa Lambada Lhok Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar.


Metode penelitian yang digunakan adalah metode wawancara langsung dengan sponden yaitu toke bangku dan nelayan yang ada di desa Lambada Lhok kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Jumlah responden yang diambil adalah 14 orang dimana 4 orang toke bangku dan IO orang nelayan. Sumber Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berdasarkan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dan observasi langsung terhadap toke bangku dan nelayan sebagai "informan kunci" serta tokoh• tokob dalam masyarakat yang mengerti masalah kenelayanan seperti panglima laot. Sedangkan data sekunder diperoleh dari catatan statistik Kecamatan Baitussalam, dokumen, sumber-sumber ilmiah seperti laporan hasil penelitian dan literatur yang mendukung dalam penelitian ini.
Pola hubungan yang terjadi antara toke bangku dan nelayan adalah hubungan I.

ekonomi., sosial dan hubungan kerja yang dilibat dari perspektif hubungan ekonomi dan perspektif hubungan sosial. Hubungan ekonomi yaitu hubungan yangmenyangku t biaya operasional dan membagikan basil produksi antara orang yang menanamkan modal (toke bangku) dan pekerja yang menerima upah (nelayan). Hubungan sosial terjalin erat antara toke bangku dengan nelayan didaerah penelitian, seperti adanya komunikasi masalah kekurangan sebelurn nelayan melaut, rasa kepercayaan toke bangku kepada nelayan dan nelayanpun menghormati toke bangku yang memberikan kepercayaan kepadanya. Sedangkan hubungan kerja toke bangku dengan nelayan ada tiga tipe yaitu kerabat, kawan dan pengalaman. Baile buruknya hubungan ekonomi dan sosial toke bangku dengan nelayan mempengaruhi hubungan kerja antara keduanya, bila hubungan ekooomi dan sosial baik maka baik pula hubungan kerja dan hubungan kerja ini juga sangat mempengaruhi pendapatan nelayan. Nelayan harus menjaga agar tidak terjadi perpecahan dengan toke bangku maupun sesama nelayan.

Dalam membagikan basil tangkapan, toke bang/cu menerapkan sistem bagi hasil yaitu 10 % untuk toke bangku, 30 % untuk toke bot dan 60 % untuk nelayan kemudian dari 60 % tersebut dibagi lagi kepada I5 orang nelayan (dalam atu unit penangkapan ikan). Pendapatan bersih satu orang nelayan hanya Rp 200.000 dalam
satu kali melaut dan bahkan tidak ada sama sekali jika musim barat tiba.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK