<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87383">
 <titleInfo>
  <title>POLA HUBUNGAN TOKE BANGKU DENGAN NELAYAN DI DESA LAMBADA LHOK KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>EDWAR FADLI YUKTI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Edwar  Fadli  Yukti dengan  judul sknipsi  &quot;Pola Hubungan  Toke Bangku Dengan Nelayan  Di  Desa  Lambada  Lhok  Kecamatan  Baitussalam  Kabupaten Aceh Besardibawah bimbingan  Bapak Dr. Ir.  Agussabti,  M.Si selaku pembimbing utama  dan  Bapak  Ir.  T.  Makmur,  M.Si  selaku  pembimbing kedua.  &#13;
&#13;
&#13;
Penelitian  ini dilakukan   bertujuan  untuk   mengetahui   pola  hubungan   yang   terjadi  antara   toke bangku   dengan   nelayan   dan pengaruhnya   terhadap   pendapatan   nelayan  di desa Lambada Lhok Kecamatan  Baitussalam Kabupaten  Aceh Besar.&#13;
&#13;
&#13;
Metode   penelitian   yang   digunakan   adalah   metode   wawancara   langsung dengan  sponden yaitu  toke  bangku  dan  nelayan yang  ada  di desa  Lambada  Lhok kecamatan  Baitussalam  Kabupaten   Aceh  Besar.  Jumlah  responden yang  diambil adalah  14 orang dimana 4 orang toke bangku dan IO orang nelayan. Sumber  Data yang  digunakan  dalam  penelitian  ini adalah  berdasarkan  data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh  dari hasil wawancara dan observasi langsung terhadap  toke bangku dan nelayan  sebagai &quot;informan kunci&quot;  serta   tokoh• tokob dalam masyarakat  yang mengerti masalah kenelayanan seperti panglima laot. Sedangkan  data  sekunder diperoleh  dari  catatan  statistik  Kecamatan   Baitussalam, dokumen,  sumber-sumber ilmiah  seperti  laporan hasil penelitian  dan literatur  yang mendukung  dalam penelitian  ini.&#13;
Pola hubungan  yang terjadi antara toke bangku  dan nelayan adalah hubungan I.&#13;
&#13;
ekonomi., sosial dan hubungan  kerja yang dilibat dari perspektif hubungan  ekonomi dan   perspektif   hubungan    sosial.    Hubungan    ekonomi    yaitu    hubungan    yangmenyangku t  biaya  operasional   dan  membagikan   basil  produksi  antara   orang  yang menanamkan   modal   (toke  bangku)  dan  pekerja  yang   menerima   upah  (nelayan). Hubungan  sosial  terjalin erat antara toke bangku dengan nelayan didaerah  penelitian, seperti   adanya   komunikasi   masalah   kekurangan   sebelurn   nelayan   melaut,   rasa kepercayaan toke bangku kepada nelayan dan nelayanpun  menghormati  toke bangku yang  memberikan kepercayaan kepadanya.  Sedangkan  hubungan  kerja toke bangku dengan  nelayan ada tiga tipe yaitu kerabat,  kawan  dan pengalaman.  Baile buruknya hubungan  ekonomi dan sosial toke bangku dengan nelayan mempengaruhi hubungan kerja  antara  keduanya,   bila  hubungan   ekooomi   dan  sosial  baik  maka  baik  pula hubungan   kerja  dan  hubungan   kerja  ini  juga  sangat  mempengaruhi  pendapatan nelayan.  Nelayan  harus menjaga agar tidak terjadi  perpecahan  dengan  toke bangku maupun sesama nelayan.&#13;
&#13;
Dalam  membagikan  basil  tangkapan,  toke bang/cu menerapkan  sistem  bagi hasil  yaitu  10 % untuk toke bangku,  30 % untuk toke bot dan 60 % untuk nelayan kemudian  dari 60 % tersebut  dibagi  lagi kepada  I5  orang  nelayan  (dalam  atu unit penangkapan  ikan).  Pendapatan  bersih satu orang nelayan  hanya   Rp 200.000  dalam&#13;
satu kali melaut dan bahkan tidak ada sama sekali jika musim barat tiba.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87383</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-14 10:56:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-14 10:56:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>