<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87369">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS BEDAH SELAMA MASA PANDEMI COVID-19</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>QATRUNADA RIZALDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Corona Virus 2019 (COVID-19) terus meningkat di Indonesia. Seiring dengan peningkatan tersebut, angka terkonfirmasi COVID-19 dan mortalitas pada staf medis juga ikut meningkat. Menghadapi keadaan darurat kesehatan masyarakat berskala besar yang menular ini, staf medis berada di bawah tekanan fisik dan juga tekanan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan mahasiswa program pendidikan dokter spesialis bedah selama masa pandemi COVID-19. Metode penelitian ini berupa metode survey dengan rancangan penelitian observasional deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program pendidikan dokter spesialis bedah yang sedang melaksanakan studi di RSUDZA dengan jumlah 52 sampel. Pengambilan data dilakukan dengan metode total sampling. Analisis menggunakan uji univariat untuk menganalisis gambaran tingkat kecemasan mahasiswa program pendidikan dokter spesialis bedah selama masa pandemi COVID-19. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini ialah sebanyak 98,1% mahasiswa program pendidikan dokter  spesialis bedah di RSUDZA mengalami kecemasan ringan selama masa pandemi COVID-19.&#13;
&#13;
Kata Kunci: COVID-19, Kecemasan, Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis Bedah&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87369</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-13 21:04:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-14 12:21:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>