Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PENDAPATAN USAHA HOME INDUSTRY KERUPUK TEMPE DI DESA DOY KECAMATAN ULEE KARENG BANDA ACEH
Pengarang
MUNAWARAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0705102010042
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
MUNAWARAH dengan judul skripsi "Analisis Pendapatan Usaha Home Industry Kerupuk Tempe di Desa Doy Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh", dengan pembimbing utama Bapak Dr. Ir. Mustafa Usman, M.S, dan Ibu Ir. Ismayani, M.Si sebagai pembimbing kedua.
Industri kecil dan rumah tangga mempunyai potensi yang besar dalam memperkokoh struktur industri di Indonesia terutama berperan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi, peningkatan efisiensi industri secara keseluruhan, peningkatan pendapatan, penyerapan tenaga kerja, dan pengentasan masyarakat dari kemiskinan. Demikian pula potensi industri kecil dan rumah tangga cukup besar dalam mendukung persebaran industri, mengatasi ketimpangan struktural antara perekonomian perkotaan dan pedesaan dan mendukung strukturisasi perekonomian pedesaan kearah yang lebih maju. Salah satu industri yang sangat membantu untuk kemajuan perekonomian adalah industri rumah tangga kerupuk, diantaranya adalah industri rumah tangga kerupuk tempe yang berbahan baku utama kedelai dan tepung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pendapatan yang diperoleh oleh usaha home industry kerupuk tempe di Desa Doy Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh dan untuk mengetahui kelayakan usaha home industry kerupuk tempe di Desa Doy Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh, apabila ditinjau dari aspek pendapatan yang diperoleh pengrajin kerupuk tempe tersebut.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha home industry kerupuk tempe di Desa Doy Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh memperoleh keuntungan bagi pengrajinnya. Hal ini dapat dilihat dari perolehan rata-rata total nilai produksi adalah sebesar Rp 8.932.000/bulan lebih besar dari rata-rata total biaya produksi yang dikeluarkan adalah sebesar Rp 6.049.568/bulan, sehingga rata-rata pendapatan yang diperoleh yaitu sebesar Rp 2.886.182/bulan.
Analisis Revenue Cost Ratio (RIC) yang diperoleh pada usaha home industry kerupuk tempe adalah sebesar 1,47 yang artinya setiap penambahan biaya sebesar 1,00, maka akan menambah penerimaan sebesar 1,47. Untuk usaha home industry kerupuk tempe, nilai RIC lebih besar dari pada 1 sehingga dapat dikatakan bahwa usaha home industry tersebut dapat menguntungkan dan layak untuk diusahakan. Sedangkan BEP jumlah produksi sebesar 550 Kg/Bulan, dimana indikator ini digunakan pengrajin untuk melihat kapan jumlah produksi untuk mengembalikan modal terjadi dan BEP harga produksi sebesar Rp 7.450/Kg, dimana indikator ini digunakan pengrajin untuk melihat kapan harga produksi untuk mengembalikan modal terjadi.
Tidak Tersedia Deskripsi
KEMAMPUAN MENGHASILKAN LABA PENGRAJIN KERUPUK TEMPE DESA DOY KECAMATAN ULEE KARENG BANDA ACEH (Julia Erni, 2021)
ANALISIS PERBANDINGANPENDAPATAN USAHA HOME INDUSTRY KERUPUK TEPUNG DAN EMPING MELINJO DI DESA PULO PISANG KECAMATAN PIDIE KABUPATEN PIDIE (Muhammad Azrul , 2016)
PERILAKU WIRAUSAHA PADA PEMBUATAN KERUPUK KEDELAI DI DESA DOY KECAMATAN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH (Rahayu R, 2021)
PERAN HOME INDUSTRY MANISAN PALA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI KECAMATAN TAPAKTUAN (ANNISA ULHAFIDHAH, 2025)
ANALISIS PENDAPATAN PENGUSAHA SAPI POTONG DI DESA PANGO DEAH KECAMATAN ULEE KARENG (Irzal, 2020)