HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI PROTEIN SUSU SAPI DAN PRODUK OLAHANNYA DENGAN DERAJAT KEPARAHAN AKNE VULGARIS PADA MAHASISWI FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI PROTEIN SUSU SAPI DAN PRODUK OLAHANNYA DENGAN DERAJAT KEPARAHAN AKNE VULGARIS PADA MAHASISWI FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

TSANA AULIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1707101010158

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Akne Vulgaris (AV) merupakan salah satu penyakit kulit multifaktorial pada unit pilosebaseus berupa komedo, papul, pustul, dan kista dengan derajat keparahan berupa ringan, sedang, dan berat. Pencetus akne vulgaris diantaranya ialah genetik, stres, kosmetik, obat-obatan, siklus menstruasi, dan diet. Salah satu diet tersebut ialah konsumsi susu sapi dan produk olahannya yang berpotensi dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan akne vulgaris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi protein susu sapi dan produk olahannya dengan derajat keparahan akne vulgaris pada mahasiswi Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian cross sectional serta teknik total sampling. Pengambilan data dilakukan secara online untuk wawancara Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan penentuan derajat keparahan akne vulgaris dilakukan oleh dokter spesialis kulit kelamin melalui foto wajah responden. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2020 hingga Januari 2021. Jumlah sampel sebanyak 34 mahasiswi aktif angkatan 2017, 2018, dan 2019 di Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat konsumsi protein susu sapi dan produk olahannya pada kelompok akne vulgaris derajat ringan lebih tinggi (3,4 gram/hari) dari kelompok sedang (3,2 gram/hari) dan berat (1,5 gram/hari). Analisis statistik dilakukan dengan uji korelasi Spearman didapatkan p value 0,212 yang lebih besar dari nilai p (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat konsumsi protein susu sapi dan produk olahannya dengan derajat keparahan akne vulgaris pada mahasiswi Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala.
Kata Kunci: Protein Susu Sapi, Derajat Keparahan Akne Vulgaris, Mahasiswi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK