<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87313">
 <titleInfo>
  <title>SCOPING REVIEW:</title>
  <subTitle>PENGARUH COVID-19 TERHADAP GANGGUAN NEUROLOGI PADA SISTEM SARAF PUSAT DAN SISTEM SARAF TEPI</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NOVIANTY LUBIS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>COVID-19 merupakan pandemi infeksi virus SARS-COV-2 dan pertama kali terjadi pada akhir Desember 2019 di Kota Wuhan, China. Gejala yang ditemukan pada penyakit ini sebagian besar menyerang sistem saluran pernapasan, namun ada yang menyerang sistem lain, salah satunya sistem saraf. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan gejala-gejala COVID-19 pada sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi serta tampilan klinisnya dengan metode kajian literatur, scoping review menggunakan kaidah PRISMA-scr dan analisis deskriptif pada ekstraksi data. Pencarian literatur menggunakan kata kunci yang disesuaikan untuk 3 mesin pencari, yakni SpringerLink, ScienceDirect, dan PubMed. Total 1.064 jurnal yang ditemukan dan hanya 13 jurnal yang memenuhi seluruh kriteria inklusi untuk melakukan ektraksi data. Hasil ekstraksi data mengungkapkan terdapat gejala COVID-19 pada sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi dengan 3 gejala tersering pada sistem saraf pusat, yakni nyeri kepala, penyakit serebrovaskular akut atau stroke, dan penurunan kesadaran, serta 3 gejala tersering pada sistem saraf tepi, yakni gangguan penciuman, gangguan perasa, dan gangguan penglihatan. Adapun gejala neurologi yang menunjukkan perbedaan signifikan pada sampel berasal dari gangguan sistem saraf pusat yakni gangguan kesadaran dan penyakit serebrovaskular akut atau stroke.&#13;
Kata kunci: COVID-19, Gangguan Sistem Saraf Pusat, Gangguan Sistem Saraf Tepi&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87313</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-13 09:58:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-13 15:25:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>