Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS SISTEM PEMASARAN KAKAO DI KECAMATAN BANDAR DUA KABUPATEN PIDIE JAYA
Pengarang
Muhammad Zaki - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0505102010042
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2010
Bahasa
Indonesia
No Classification
338.17
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Muhammad Zaki, Analisis Sistem Pemasaran Kakao di Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya", di bawah bimbingan Bapak Ir. Edy Marsudi, M.Si sebagai pembimbing utama dan Bapak Ir. Azhar A. Gani, M.Sc. sebagai pembimbing kedua.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pemasaran yang bagaiman akah yang mampu memberi keutungan bagi para petani. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Bandar Dua K.abupaten Pidie Jaya dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling dengan jumlah sampel pada petani sebanyak 41 petani dan pedagang sebanyak 9 orang. Dari basil penelitian dapat diketahui bahwa di daerah penelitian terdapat dua tipe saluran pemasaran, Tipe I : Petani -» Pedagang Pengumpul Desa -» Pedagang Kabupaten -» Pedagang Besar ( Medan ) dan Tipe II : Petani -» Pedagang Kecamatan -» Pedagang Besar ( Medan) dari kedua saluran pemasaran yang digunakan petani di daerah penelitian, sistem pemasaran tipe II lebih menguntungkan petani karena karena proporsi ( persentase keuntungan) yang di terima lebih tinggi.
Proporsi yang diterima petani lebih besar dari proporsi yang diterima oleh pedagang ini dilihat dari margin pemasaran tipe I yaitu Rp 4.500,- lebih besar dibandingkan margin pemasaran tipe II yaitu sebesar Rp 3.500,•Profit margin yang diterima petani pada tipe I sebesar Rp 800,- (4,4 %) lebih besar dari profit margin yang di terima petani tipe II yaitu sebesar Rp 1.800,• (9,48%) sedangkan profit margin yang diterima dari masing-masing pedagang yang terlibat dalam saluran pemasran tipe I dan II adalah pedagang pengumpul desa Rp 1.550,- (7,75%) dan pada pedagang kecamatan sebesar Rp 1.120 (5,2%) sedangkan pedagang kabupaten sebesar Rp 1.850 (8,22%) .Dalam penelitian ini dapat dilihat bahwa semakin pendek saluran pemasaran, maka semakin besar proporsi (perentase keuntungan) yang di terima petani.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS TEKNIK PENGELOLAAN PERKEBUNAN KAKAO TERHADAP KUALITAS PRODUKSI DI KECAMATAN BANDAR DUA KABUPATEN PIDIE JAYA (Lenny Handayani Marza, 2017)
TOPONIMI NAMA GAMPONG DI KECAMATAN BANDAR DUA KABUPATEN PIDIE JAYA (IRMAYANA, 2024)
MINAT PETANI DALAM MELAKUKAN PASCA PANEN KAKAO SESUAI ANJURAN YANG BENAR DI DESA BAROH MUSA KECAMATAN BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA (Ayu Minarti, 2024)
ANALISIS EFISIENSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI KAKAO DI KECAMATAN BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA (Dahrul Yani, 2017)
ANALISIS SISTEM PEMASARAN KAKAO DI KECAMATAN BANDAR DUA KABUPATEN PIDIE JAYA (Muhammad Zaki, 2021)