<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87245">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI SEMANGKA DENGAN MENGGUNAKAN DUA KLON DIKECAMATAN MUTIARA KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD IQBAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>MUHAMMAD IQBAL,&quot;Analisis Perbandingan Pendapatan Usahatani Semangka Dengan Menggunakan Dua Klon  di  Kecamatan Mutiara  Kabupaten Pidie&quot; dibawah bimbingan  Dr.  Ir.  Romano, M.P selaku  pembimbing Utama dan Ir.  Kadir Zailani. M.P selaku Pembimbing  Kedua.&#13;
&#13;
Semangka (Citrullus  vulgaris)  termasuk  salah  satu jenis  tanaman buah• buahan  semusim   yang   mempunyai   arti   penting   bagi   perkembangan  sosial ekonomi daerah maupun Negara. Pengembangan budidaya  komoditas ini mempunyai prospek yang mengutungkan karena dapat mendukung upaya peningkatan pendapatan petani, pengentasan kemiskinan, perbaikan gizi masyarakat, perluasan  kesempatan kerja,  pengurangan  impor  dan  peningkatan ekspor nonmigas. Daya tarik budidaya semangka bagi  petani  terletak  pada nilai  ekonominya yang  tinggi.  Beberapa  kelebihan  usahatani semangka di antaranya adalah umur relatif singkat   hanya sekitar  70 - 80 hari,  dapat dijadikan  tanaman penyelang di lahan  sawah pada musim kemarau. mudah dipraktikan  para petani  dengan cara biasa   maupun semi  intensif hingga intensif, serta memberikan  keuntungan usaha yang memadai. Mengingat prospek semangka cukup menggembirakan  maka dalam upaya meningkatkan daya hasil serta untuk meningkatkan pendapatan petani maka dikembangkan  varietas    hibrida  dari  semangka.  Semangka  hibrida  yang  lebih dikenal dengan nama semangka tanpa biji.Perbedaan antara semangka biji (non hibrida) dengan semangka tanpa biji (hibrida), semangka biji mempunyai ciri berbentuk lonjong, berwama dasar hijau muda, terdapat garis-garis bujur berwarna hijau tua antara warna dasar dan garis• garis bujur terlihat jelas  perbedaannya. Sedangkan semangka tanpa biji (hibrida) mempunyai  ciri  berbentuk bulat,  berwarna dasar hijau  tua, terdapat garis-garis bujumya  berwama  hijau  tua  tidak  terlalu  kelihatan  beda  antara  warna  dasar dengan warna garis-garis bujurnya.&#13;
&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat perbedaan pendapatan yang diperoleh  petani  dari kegiatan uasahatani  semangka biji (non hibrida) dengan semangka tanpa biji (hibrida). Metode yang digunakan dalam  penelitian  ini  adalah  metode  survey.  Penentuan desa  sampel  dilakukan dengan   cara    &quot;Purposive   Sampling&quot;   dengan   kriteria   bahwa   desa   tersebut mempunyai potensi dalam usahatani semangka  di Kecamatan Mutiara Kabupaten Aceh Pidie. Atas dasar tersebut maka terpilih tiga  desa yaitu :    Desa Balee Busu, Desa  Dayah  Syarif  Busu,  Desa  Kumbang  Busu.  Penarikan  sampel  dilakukan dengan  cara  Stratified  Random   Sampling.  Penggunaan  metode  pengambilan contoh ini didasarkan pada tiga strata luas lahan yang berbeda. Luas lahan petani semangka di  Kecamatan Mutiara adalah 0,5 Ha. sedangkan luas lahan terbesar 1,5 Ha.  Kemudian  besarnya sampel yang diambil adalah sebesar 10%.&#13;
&#13;
&#13;
Hipotesis yang diambil  penelitian  ini  menyimpulkan  bahwa  pendapatan petani semangka tanpa biji (hibrida) lebih besar dari pada pendapatan petani semangka biji (non hibrida).  Pengujian terhadap hipotesis yang telah diturunkan menggunakan   statistik   uji    &quot;t   hal    ini    digunakan   untuk   pendapatan  bersih yang diperoleh  oleh petani  semangka biji  (non hibrida)  dan petani semangka biji (hibrida). Berdasarkan hasil penelitian maka karakteristik  petani semangka biji (non hibrida) dan petani semangka biji (hibrida) di daerah penelitian adalah umur rata• rata  33 tahun, pendidikan   rata-rata   8 tahun, pengalaman  rata-rata  12  tahun dan jumlah tanggungan rata-rata 3  orang.&#13;
&#13;
Rata-rata modal  usaha yang dikeluarkan oleh  petani  semangka non hibrida adalah Rp.3.396.785/musim dan petani semangka hibrida sebesar Rp.4.121.071/musim.   Rata-rata   nilai   penjualan   yang   diterima   oleh   petani semangka non hibrida dengan luas  lahan  0,5 Ha menghasilkan 5,5 ton dengan harga perkilo Rp.  2.000, mak.a  nilai  penjualan Rp 11.000.000/musim.  Untuk satu&#13;
I  Ha  menghasilkan  8,5  ton   dengan  harga jual   perkg  Rp  2000  maka  nilai penjualannya Rp 17 .000.000/musim.  dengan  1,5  Ha menghasilkan 11   ton  dengan harga jual  Rp  2.000  maka nilai  penjualan  Rp.  22.000.000/musim.  sedangkan pendapatan petani semangka hibrida yang menggunakan lahan 0,5 Ha menghasilkan  5,5  ton  dengan  harga jual   Rp 2500 kg  dan  nilai   penjualan  Rp 13.750.000/musim.  Untuk I      ha  menghsilkan 8,5 ton  dengan harga jual  Rp. 2500 maka nilai penjualan Rp 21.250.000/musim. Untuk 1,5  Ha menghasilkan 11     ton dengan harga jual  Rp.  2500 maka nilai penjualan  Rp 27.500.000/musim.&#13;
&#13;
Hasil  pengujian  statistik  dengan  menggunakan uji  &quot;t  memperlihatkan nilai  ta2,36  &gt; tater (a=0,05) =  1,70  maka pendapatan petani  semangka non  biji(hibrida)  lebih  tinggi  daripada  pendapatan petani  semangka  tanpa biji  (Hibrida) tahun 2008.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87245</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-12 11:20:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-12 11:20:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>