<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87227">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI PENGELUARAN KELUARGA MISKIN NELAYAN DI DESA PUSONG BARU KECAMATAN BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mirza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mirza &quot;Identifikasi Pengeluaran Keluarga Miskin Nelayan di Desa Pusong Baru Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe&quot;. Dibawah bimbingan Bapak Dr. Ir.  Agussabti,  M.Si sebagai pembimbing utama  dan  Bapak Dr. lr. Sofyan M, Agric, Sc sebagai pembimbing anggota.&#13;
&#13;
&#13;
Permasalahan  da1am penelitian  ini adalah Bagaimana  ldentifikasi Pengeluaran  keluarga   miskin nelayan di Desa Pusong  Barn Kecamatan  Banda Sakti  Kota   Lhokseumawe?   dan  faktor-faktor  apa   saja   yang   menyebabkan kemiskinan nelayan di Desa Pusong Baru Kecamatan  Banda Sakti Kota Lhokseumawe?. Ruang  lingkup  penelitian  ini terbatas  kepada  pada  pendapatan nelayan, modal nelayan, dan biaya pengeluaran nelayan. Tujuan penelitian untuk mengetahui   Identifikasi   Pengeluaran   keluarga      miskin   nelayan   dan   untuk mengetahui  faktor-faktor apa  yang  menyebabkan  kemiskinan  nelayan  di  Desa Pusong Baru Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Populasi dalam penelitian adalah seluruh nelayan yang terdapat di Desa Pusong Kecamatan  Banda Sakti Lhokseumawe. Metode yang digunakan  adalah metode  survey.  Pengambilan   sampel  dilakukan  dengan  cara  tekhnik  random sampling  sederhana.  Besarnya  sampel  yang  diambil  sebesar  10%  dari  jumlah populasi (719 orang) secara proporsional untuk masing-masing Dusun.&#13;
Berdasarkan    penelitian  yang telah penulis  lakukan, maka dapat di tarik kesimpulan  bahwa Identifikasi Pengeluaran nelayan miskin di Desa Pusong Baru Kecamatan  Banda Sakti Kota Lhokseumawe  adalah :  Pengeluaran nelayan miskin di   Desa  Pusong  Baru  Kecamatan   Banda  Sakti   Kota  Lhokseumawe   adalah Pengeluaran biaya  pokok  sebesar  Rp.  533.205  per  bulan,  pengeluaran biaya  non pokok   sebesar   Rp.  79.978   per   bulan,   pengeluaran  biaya   pendidikan  sebesar Rp.186.300 per bulan,  pengeluaran biaya  kesebatan sebesar  Rp. 90.214 per bulan clan pengeluaran biaya  melaut  sebesar  Rp.1.185.700 per bulan. Pendapatan bersih yang diterima  nelayan  miskin  di Desa Pusong  Baru  Kecamatan Banda  Sakti  Kota Lhokseumawe adalah  Rp.  267.251  per  bulan.  Faktor-faktor yang  menyebabkan kemiskinan nelayan  di Desa  Pusong  Baru  Kecamatan Banda  Sak:ti Kota Lhokseurnawe adalah:  kondisi  alam  (seperti  angin,  badai  dan  pasang  surut  laut), tingkat pendidikan dan keterampilan nelayan  rendah  yaitu sampai  dengan  sekolah menengah pertama  (SMP),  pola  kehidupan   nelayan sendiri yang  boros,  program pemerintah yang  tidak memihak nelayan  karena  kenaikan BBM, dan keterbatasan modal.&#13;
Adapun  saran  yang  dapat  penulis  berikan  berdasarkan kesimpulan di atas adalah agar pelaksanakan program pengentasan kemiskinan selayaknya dilakukan oleh LSM  melalui  bantuan  dan pemberdayaan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan nelayan  lokal sehingga  pelaksanaan program  tersebut  akan  berhasil.  Sebagai langkah awal yang  harus  dilakukan oleb  pemerintah dalam  memberikan keterjangkauan  nelayan   miskin   dalam   mengakses  sumber   daya  yang   tersedia, kepada   ne]ayan   perlu   diberikan   hal  -hal  yang   inovatif  yakni   memberikan penyuluhan,  pendidikan  dan  pelatihan  ketrampilan.  Bantuan   kepada   keluarga miskin   yang  disalurkan  oleh  pemerintah  sebaiknya  langsung  sampai   ketangan keluarga   miskin  dengan   cara  berinteraksi  dan  berkomunikasi  langsung  dengan nelayan  dan meninjau langsung ke lapangan.&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87227</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-12 09:42:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-12 09:42:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>