Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PENGGUNAAN MATERIAL KOMPOSIT NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) UNTUK PERKUATAN GESER PADA BALOK BETON BERTULANG
Pengarang
Wirahman Salvana - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1609200060095
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Fiber Reinforced Polymer (FRP) merupakan alternatif dalam melakukan perencanan, perbaikan, dan perkuatan struktur. FRP menjadi alternatif karena memiliki keunggulan rasio strength terhadap berat sendiri yang tinggi, ringan, anti korosi dan cepat dalam instalasi. Penggunaan FRP bisa menggunakan material carbon, serat alami, dan lain-lain. Pemanfaatan FRP menggunakan serat alami (Natural Fiber Reinforced Polymer) diaplikasikan dengan resin atau epoxy dapat menekan biaya produksi menjadi ekonomis. Serat alami banyak dijumpai di daerah tropis seperti Indonesia, sehingga pemanfaatan serat alami bisa memajukan usaha lokal yang mengelola serat alami untuk jadi bahan FRP. Penggunaan serat alami sebagai bahan FRP diharapkan dapat memperkuat geser pada struktur balok beton bertulang. Serat yang digunakan pada penelitian ini adalah serat abaca yang banyak dijumpai dan kurang dimanfaatkan untuk perkuatan struktur.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan geser NFRP pada balok beton bertulang berdasarkan lebar lapisan NFRP. Metode perkuatan NFRP yang digunakan ialah dengan cara direkatkan pada permukaan elemen struktur dengan bantuan perekat. Benda uji yang digunakan ialah benda uji balok beton bertulang berukuran 15 cm x 30 cm x 220 cm yang berjumlah benda uji yang diantaranya 1 benda uji sebagai balok kontrol dan 3 benda uji menggunakan perkuatan NFRP dengan variasi lebar lapisan yaitu 2,5 cm, 5 cm, dan 7,5 cm. Berdasarkan hasil penelitian persentase kenaikan beban maksimum sebesar 17,77% dan lendutan pada beban maksimum sebesar 161,30% pada balok beton serat 7,5 cm. Pada BBN, BBS 2,5 dan BBS 5 pola kegagalan balok sesuai dengan desain awal yaitu kegagalan geser, tetapi pada balok BBS 7,5 terjadi kegagalan lentur. Kegagalan lentur terjadi pada balok BBS 7,5 disebabkan kapasitas geser balok ditambah dengan serat belum terlampaui sehingga kapasitas lentur sudah melewati batas.
Tidak Tersedia Deskripsi
KAPASITAS KUAT LENTUR BETON DENGAN PERKUATAN EKSTERNAL NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) BERBAHAN SERAT ABAKA RAJUT TIDAK RAPAT (MUHAMMAD SHARHAN ARMIA, 2022)
PENGGUNAAN NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) BERBAHAN DASAR SERAT PISANG ABAKA UNTUK PERKUATAN GESER BALOK BETON BERTULANG (MUHAMMAD IQBAL, 2020)
KUAT LEKATAN ANTARA MATERIAL KOMPOSIT NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) SERAT ABAKA DAN BETON UNTUK PERKUATAN BALOK BETON BERTULANG (NAZIRA SUHA AL BAKRI, 2021)
KUAT LEKATAN ANTARA BETON BERTULANG DAN NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) SERAT ABAKA DENGAN VARIASI PEREKAT UNTUK PERKUATAN STRUKTUR (RAHMI RABAIYANI JODA, 2021)
PENGARUH PEMAKAIAN NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) SERAT ABAKA TERHADAP KUAT GESER BALOK BETON (Sausan Zarera, 2023)