<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87174">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KEKUATAN GENGGAMAN TANGAN DENGAN PROTEIN ENERGY WASTING PADA PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS KRONIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>dr. Cut Henna Mariza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
Hubungan Kekuatan Genggaman Tangan dengan Protein Energy Wasting pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis Kronik&#13;
&#13;
&#13;
Latar Belakang&#13;
Malnutrisi uremik (protein energy wasting/ PEW) merupakan faktor risiko terkuat terhadap peningkatan komplikasi penyakit dan mortalitas pada pasien penyakit ginjal kronik (PGK). Subjective Global Assesment (SGA) merupakan instrumen yang valid dan reliable untuk menilai terjadinya PEW. Handgrip strength (HGS) adalah metode yang umum digunakan untuk memperkirakan kekuatan otot ekstremitas atas yang dapat digunakan sebagai indikator status gizi.&#13;
&#13;
Tujuan&#13;
Untuk mengetahui hubungan kekuatan genggaman tangan dengan  PEW pada pasien yang menjalani hemodialisis kronik.&#13;
&#13;
Metode&#13;
Merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional, dilaksanakan di Ruang Hemodialisa RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Dilakukan kuesioner SGA untuk menilai PEW terhadap pasien yang menjalani hemodialisis kronik dan pemeriksaan kekuatan genggaman tangan dengan menggunakan Jamar Hand Grip dynamometer  dari November sampai Desember 2020. Menilai hubungan kekuatan genggaman tangan dengan PEW yang  dinilai berdasarkan SGA menggunakan korelasi non parametrik Spearman’s Rank Correlation.	&#13;
&#13;
Hasil&#13;
Didapatkan gambaran PEW pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis kronik adalah 26,8% untuk laki-laki dan 32,5% perempuan. Kekuatan genggaman tangan rata-rata dari penelitian ini pada laki-laki sebesar 23,99 Kg dan perempuan sebesar 14,24 Kg. Besarnya koefisien korelasi antara kekuatan genggaman tangan dengan PEW adalah sebesar 0,549. Nilai korelasi tersebut signifikan secara statistik, dibuktikan dengan nilai p-value yang lebih kecil daripada 0,05.&#13;
&#13;
Kesimpulan: &#13;
Didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara kekuatan genggaman tangan dengan PEW, dimana pasien non PEW memiliki kekuatan genggaman tangan yang lebih besar. Sebaliknya, pasien PEW memiliki kekuatan genggaman tangan yang lebih lemah.&#13;
&#13;
Kata kunci: PEW, SGA, kekuatan genggaman tangan &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87174</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-11 14:05:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-12 09:07:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>