Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KEGAGALAN LOCAL STRONGMAN H. TEUKU ZULKARNAINI PADA PILEG DPR-RI TAHUN 2019 (STUDI KASUS DAERAH PEMILIHAN KABUPATEN NAGAN RAYA)
Pengarang
T.R. Mauli Nanda Sahputra - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1510103010002
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kehadiran local strongman dalam Pemilihan Kepala Daerah maupun
Pemilihan Legislatif pasca lahirnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014
Tentang pemerintah Daerah hampir marak terjadi di beberapa daerah yang ada di
Indonesia. Pasca terbentuknya Kabupaten Nagan Raya pada tahun 2002 silam
hasil dari pemekaran Kabupaten Aceh Barat, pembangunan di Nagan Raya
termasuk salah satu pembangunan tercepat bila dibandingkan dengan kabupaten
lain yang berbarengan mekar dengan Nagan Raya. Kehadiran H. T Zulkarnaini di
Kabupaten Nagan Raya dapat dianggap sebagai Local Strongman. Tujuan
Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan implikasi politik Nagan
Raya pasca dikuasai oleh Local Strongman dalam kurun waktu tertentu dan untuk
mengetahui dan menjelaskan penyebab kegagalan Local Strongman Nagan Raya
dalam meraih suara penuh pada pemilihan legislatif DPR-RI tahun 2019 di Daerah
Pemilihan Kabupaten Nagan Raya. Jenis penelitian kualitatif. Tek nik
pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya implikasi politik
Nagan Raya pasca dikuasai oleh Local Strongman merujuk pada track-record
kepemimpinan dan adanya hegemoni politik p ada masa kepemimpinan H. T.
Zulkarnaini. Faktor kegagalan Local Strongman dalam meraih suara penuh
sendiri terdapat tiga hal yaitu: akseptabilitas, kapabilitas dan integritas daripada
seorang H. T. Zulkarnaini sebagai calon DPR -RI. Kesimpulan dari penelitian ini
adalah kegagalan daripada H. T. Zulkarnaini pada pemilu legislatif tahun 2019
merupakan dampak daripada kepemimpinan H. T. Zulkarnaini selama
memimpin dimana adanya hubungan kekeluargaan, patron klien serta hegemoni
politik yang membuat masyarakat lebih memilih calon yang lain dibandingkan
H. T. Zulkarnaini. Kesuksesan H. T. Zulkarnaini sebagai seorang Local
Strongman dalam pembangunan dapat terus dilanjutkan oleh pemimpin-pemimpin
selanjutnya. Namun, proses tersebut dapat lebih terbuka atau transparan dan tidak
memanfaatkan hubungan kekeluargaan maupun kerabat. H. T. Zulkarnaini dapat
melahirkan kader-kader dari partai Golkar sebagai seorang suksesor dari H. T.
Zulkarnaini sendiri untuk dapat terus berpartisipasi di dalam dunia politik
kabupaten Nagan Raya.
Kata Kunci : Local Strongman, Pemilu, Kepemimpinan
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PERAN DAN STRATEGI LOCAL STRONGMAN DALAM PEMENANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI ACEH SELATAN PADA PILKADA TAHUN 2018 (RULI ARRAHMAN MOUNA, 2025)
ANALISIS PENURUNAN PEROLEHAN SUARA PARTAI DEMOKRAT PADA TAHUN 2024 DI KABUPATEN NAGAN RAYA (FAUZI RAHMANDA, 2025)
PENGARUH LOCAL BOSSISM TERHADAP KEMENANGAN JONNIADI PADA PILEG TAHUN 2019 DI KABUPATEN NAGAN RAYA (Samsudin, 2022)
PENGARUH IKATAN PRIMORDIAL TERHADAP KEMENANGAN KELIMAH DALAM MEMPEROLEH KURSI DPRK NAGAN RAYA PADA PEMILU 2014 (M. SYUKUR, 2016)
ANALISIS KETERLIBATAN LOCAL STRONGMAN DALAM KETERPILIHAN SARJANI ABDULLAH PADA PILKADA 2024 DI KABUPATEN PIDIE (AULIA URRAHMAN, 2026)