<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87167">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT TERHADAP KETEBALAN TUNIKA INTIMA MEDIA ARTERI KAROTIS PADA PASIEN LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>dr. Teuku Emier Bravo</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar belakang&#13;
Lupus Eritematosus Sistemik (LES) merupakan penyakit inflamasi autoimun kronis dengan etiologi yang belum diketahui. Aterosklerosis banyak dijumpai pada populasi pasien dengan gangguan sistem imun. Pada LES, aterosklerosis terjadi pada onset usia yang relatif muda. Neutrofil mempunyai peranan dalam pembentukan agregat leukosit trombosit dan reperfusi pada sindrom koroner akut. Limfosit juga berperan penting dalam modulasi respon inflamasi pada proses aterosklerosis. Rasio Neutrofil-Limfosit (RNL)  dapat digunakan sebagai petanda untuk evaluasi inflamasi sistemik.&#13;
&#13;
Tujuan&#13;
Tujuan penelitian ini ntuk menilai hubungan RNL dengan ketebalan tunika intima media arteri karotis pada pasien LES.&#13;
&#13;
Metode&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien yang memenuhi kriteria inklusi di poli rheumatologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Data diambil berdasarkan rekam medis pasien pada bulan Juli- Desember 2020.&#13;
&#13;
Hasil&#13;
Gambaran RNL pada pasien LES didominasi oleh kelompok nilai normal ? 3,53 sebanyak 18 orang (54,54 %). Sampel yang memiliki nilai RNL &gt;3,53 sebanyak 15 orang (45,45%).  Gambaran KTIM pada pasien LES didominasi oleh kelompok nilai normal &lt; 0,9 mm sebanyak 31 orang (94 %). Sampel yang memiliki KTIM kategori menebal &gt; 0,9 mm sebanyak 2 orang (6 %). Nilai p value yang didapatkan &gt;0,05 yaitu 0,710, artinya tidak ditemukan hubungan antara RNL terhadap KTIM pada pasien LES.&#13;
&#13;
Kesimpulan&#13;
Hubungan RNL terhadap KTIM pada pasien LES didapatkan hasil tidak signifikan dengan p value 0,710.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Rasio Neutrofil Limfosit, Ketebalan Tunika Intima Media, Lupus Erimatosus Sistemik&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ATHEROSCLEROSIS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.136</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87167</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-11 13:18:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-10 09:52:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>