Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM) ANTARA POLA TANAM MONOKULTUR DAN POLA TANAM TUMPANG SARI DI KECAMATAN SEULIMEUM KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
Cut Mega Ratna - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0505102010076
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Cut Mega Ratna "Analisis Perbandingan Pendapatan Petani Tomat (Lycopersicum esculentum) Antara Pola Tanam Monokultur dan Pola Tanam Tumpang sari di Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar" di bawah bimbingan Bapak Dr. Ir. Sofyan, M.Agric. Sc sebagai pembimbing utama dan Bapak Lukman Hakim, SP, M.P sebagai pembimbing kedua.
Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar. Adapun identifikasi permasalahan dari penelitian ini adalah seberapa besar tingkat perbedaan pendapatan antara petani tomat yang menerapkan pola tanam monokultur dan petani tomat yang menerapkan pola tanam tumpang sari.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perbedaan pendapatan petani tomat antara petani yang menerapkan pola tanam monokultur dan petani yang menerapkan pola tanam tumpang sari.
Objek dalam penelitian ini adalah petani tomat yang menerapkan pola tanam monokultur dan pola tanam tumpang sari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan penentuan desa sampel secara sengaja (Purposive Sampling). Teknik Pengambilan sampel pada tiap-tiap desa sampel dilakukan secara Stratified Random Sampling dengan penarikan sampel sebesar 50 %.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan yang diterima oleh petani tomat pola tanam monokultur di daerah penelitian adalah Rp 68.083.600,-/Ha/MT, sedangkan pendapatan yang diterima petani tomat pola tanam tumpang sari adalah 71.623.743,-/Ha/MT. Dalam hal ini terdapat perbedaan pendapatan diantara kedua pola tanam tersebut, dimana pendapatan petani tomat pola tanam tumpang sari lebih besar jika dibandingkan dengan pendapatan petani tomat pola tanam monokultur. Tingkat perbedaan pendapatan tersebut adalah Rp 3.540.143,-/Ha/MT.
Hasil analisis perbandingan pendapatan petani antara pola tanam tumpang sari dan pola tanam monokultur diperoleh tcari sebesar 4,14 sedangkan ttabel sebesar 2,14 (-2,14 < 4,14 < 2,14) dengan taraf nyata 0,05 pada tingkat kepercayaan 95%. Dengan demikian, maka keputusao yang diperoleb adalah terima Ha dan menolak Ho yang berarti bahwa pendapatan petani tomat pola tanam tumpang sari lebih besar jika dibandingkan dengan pendapatan petani tomat pola tanam monokultur.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PENGELOLAAN ZAKAT DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (Romi Juliansyah, 2020)
ANALISIS PERBANDINGAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI CABAI MERAH ANTARA POLA TANAM MONOKULTUR DENGAN POLA TANAM TUMPANG SARI DI KECAMATAN PIDIE KABUPATEN PIDIE (Faidil Akbar, 2020)
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI SAYURAN BERDASARKAN POLA TANAM USAHATANI DI DESA BARABUNG KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (RISKA DEVI HASTRIANTY, 2019)
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI POLA TANAM MONOKULTUR DAN POLIKULTUR DI KECAMATAN MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA (Rizael zoelfahmie, 2016)
ANALISIS USAHATANI KAKAO RAKYAT PADA BERBAGAI POLA TANAM TUMPANG SARI DI KECAMATAN GEULUMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE (DAHLIA, 2015)