<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87129">
 <titleInfo>
  <title>STEREEOTIP DI DUNIA PENDIDIKAN MENGENAI ISU SARA PADA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IKRAMMULLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini berjudul “Stereotip di Dunia Pendidikan Mengenai Isu SARA Pada&#13;
Kota Banda Aceh” dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana Teori Kategori&#13;
Diri pada pelajar dan orang tua tentang isu SARA khususnya pada isu kebebasan&#13;
beragama di lingkup pendidikan di Kota Banda Aceh. Informasi tentang&#13;
intoleransi yang terjadi pada informan didapatkan melalui metode wawancara.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Analisis dilakukan&#13;
berdasarkan pada teori Kategori Diri (Self Categorization Theory) oleh Tajfel&#13;
(1969) yang mengungkapkan jenis-jenis stereotip yang terjadi dalam komunikasi&#13;
lintas budaya. Kemudian analisis menghasilkan jenis stereotip digolongkan&#13;
menjadi negatif dan positif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini&#13;
menggunakan wawancara dan dokumentasi.Dari enam informan yang&#13;
diwawancarai hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak dari informan yang&#13;
diwawancara memiliki jenis kategori diri “Bottom Up” dimana mereka memiliki&#13;
cukup informasi untuk menggolongkan seseorang atau kelompok. Hal tersebut&#13;
dikarenakan jenis kategori diri “Bottom Up” dari informasi yang dimiliki&#13;
informan sudah dinilai cukup. Merujuk kepada Indeks Kota Toleran yang&#13;
dilakukan Setara Institute pada 2018 lalu menempatkan Kota Banda Aceh pada&#13;
kota ke dua terendah intoleran di Indonesia, hal tersebut yang menjadikan Kota&#13;
Banda Aceh sebagai lokasi penelitian yang strategis pada penelitian ini. Faktor&#13;
regulasi pendidikan secara nasional ( UU SISDIKNAS) dan implementasi nya&#13;
pada institusi pendidikan juga merupakan penghambat berlangsungnya&#13;
pendidikan secara setara untuk semua masyarakat dari berbagai latar belakang&#13;
agama.&#13;
Kata Kunci : Stereotip, Toleransi, SARA</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87129</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-11 06:35:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-11 12:17:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>