UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETIL ASETAT KAYU MANIS (CINNAMOMUN BURMANNII) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) HIPERGLIKEMIA YANG DIBERI BEBAN GLUKOSA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETIL ASETAT KAYU MANIS (CINNAMOMUN BURMANNII) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) HIPERGLIKEMIA YANG DIBERI BEBAN GLUKOSA


Pengarang

ZAHRANA KHANSA MINA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1707101010155

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit yang ditandai dengan kenaikan kadar glukosa darah (hiperglilkemia) kronik. Prevalensi diabetes mellitus terus mengalami peningkatan dan diperkirakan mencapai 21.3 juta orang pada tahun 2030 di Indonesia. Penggunaan insulin dan obat antidiabetik oral sering membebani pasien karena harganya yang mahal dan memiliki berbagai efek samping. Kayu manis adalah salah satu bahan tradisional yang dapat digunakan sebagai obat antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etil asetat kayu manis/Cinnamomum burmannii terhadap penurunan kadar glukosa darah pada tikus Wistar yang diinduksi dengan pemberian beban glukosa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorium dengan Rancangan Acak Lengkap/RAL dengan metode pretest-posttest with control group design menggunakan 36 ekor tikus Wistar yang dibagi dalam 6 kelompok (n=6). Pengelompokan hewan coba terdiri : kelompok normal, kontrol negatif, kontrol positif dengan glibenklamid dan kelompok uji terdiri dengan beberapa dosis 2 g/kgBB, 4 g/kgBB, dan 8 g/kgBB. Pengukuran kadar glukosa darah diukur saat pretest yaitu saat sebelum induksi dan setelah itu diukur paska induksi. Pengukuran kadar glukosa darah selanjutnya dilakukan pada menit 30, menit 60, menit 90, dan menit 120. Hasil kadar glukosa dianalisis mengggunakan uji Anova dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil menunjukkan adanya perbedaan nyata (p >0,05) antar kelompok perlakuan. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian ekstrak etil asetat kayu manis dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus Wistar yang diinduksi dengan pemberian beban glukosa.

Kata kunci: Ekstrak etil asetat kayu manis (Cinnamomum burmannii), Diabetes Mellitus, glukosa darah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK