KARAKTERISTIK TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI ACEH DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS FAKTOR DAN PEMETAAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KARAKTERISTIK TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI ACEH DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS FAKTOR DAN PEMETAAN


Pengarang

Febri Ardiansyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1408108010025

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Statistika (S1) / PDDIKTI : 49201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kemiskinan adalah salah satu masalah bagi negara Indonesia dan menurut berita
resmi dari badan pusat statistik atau BPS, secara umum kemiskinan di Indonesia
mengalami penurunan, Aceh adalah salah satu provinsi di Indonesia dan Aceh
adalah salah satu provinsi termiskin di Indonesia. Terdapat beberapa metode yang
dapat digunakan untuk menganalisis tingkat kemiskinan di Aceh, salah satunya
adalah analisis faktor dan biplot serta pemetaan melalui aplikasi GIS. Analisis
faktor adalah suatu teknik interdependensi atau interdependence technique, dimana
tidak ada pembagian variabel menjadi variabel bebas dan variabel. Variabel yang
digunakan dalam penelitian ini adalah variabel karakteristik tingkat kemiskinan di
provinsi Aceh yang diambil dari BPS Aceh. Berdasarkan analisis faktor
menunjukkan ada 3 komponen utama atau faktor yang terbentuk yaitu faktor 1 atau
faktor Pendidikan, Kesehatan dan IPM dengan nilai varian sebesar 39%, faktor 2
atau faktor Kesehatan, Pendidikan dan Kemiskinan dengan nilai varian sebesar
20,1% dan faktor 3 atau faktor faktor Kesehatan, Kemiskinan dan Pendidikan
dengan nilai varian sebesar 13%. Berdasarkan analisis biplot dan pemetaan antara
faktor 1 dan 2, kombinasi ini menunjukkan bahwa wilayah 1 adalah wilayah yang
mempunyai kesamaan karakteristik kemiskinan dengan variabel persentase balita
yang pernah mendapatkan imunisasi polio, lalu wilayah 2 mempunyai kesamaan
karakteristik kemiskinan pada variabel persentase rumah tangga yang
memiliki/menggunakan MCK bersama dan IPM Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh,
sedangkan wilayah 3 mempunyai kesamaan karakteristik kemiskinan pada variabel
dari persentase rumah tangga yang membeli/menerima beras raskin, persentase
rumah tangga yang memiliki luas lantai perkapita 7,3 – 9,9 M2
, persentase
perempuan berumur 15-49 tahun yang melahirkan dibantu oleh bidan dan angka
partisipasi sekolah penduduk berumur 5-6 tahun, terakhir wilayah 4 mempunyai
kesamaan karakteristik kemiskinan pada variabel persentase penduduk berumur 15
tahun yang menamatkan SD/MI dan persentase penduduk berumur 15 tahun yang
melek huruf, dengan keragaman sebesar 59,1%.
Kata Kunci : Analisis Faktor, Biplot, GIS, Faktor-faktor yang memengaruhi tingkat
kemiskinan di Provinsi Aceh

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK