<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87073">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA UNSYIAH TERHADAP DAMPAK COVID-19</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SALWA NABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pandemi COVID-19 tidak hanya meningkatkan risiko kematian, namun juga berdampak pada kesehatan mental manusia. Mahasiswa dituntut untuk mengatur waktu dan emosinya agar terhindar dari kerugian selama keadaan darurat kesehatan saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan mahasiswa Unsyiah terhadap dampak COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pengambilan data secara survey online pada bulan September – Oktober 2020. Sampel penelitian berjumlah 393 mahasiswa/i aktif tahun angkatan 2019,2018,2017 dan 2016 di 12 fakultas Universitas Syiah Kuala. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode probability sampling (random sampling) berupa teknik stratified random sampling. Uji Mann-Whitney dilakukan untuk mencari pengaruh antara jenis kelamin, letak geografis tempat tinggal, status tempat tinggal, stabilitas pendapatan keluarga dan pengetahuan dengan tingkat kecemasan. Uji Korelasi Spearman dilakukan untuk mencari pengaruh antara intensitas mengakses informasi tentang COVID-19 dengan tingkat kecemasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara jenis kelamin (p = 0,332) , letak geografis tempat tinggal (p = 0,961) dan status tempat tinggal (p = 0,301) dengan tingkat kecemasan. Terdapat pengaruh yang signifikan antara stabilitas pendapatan keluarga (p = 0,017), pengetahuan (p = 0,032) dan intensitas akses informasi tentang COVID-19 (p = 0,000) dengan tingkat kecemasan terhadap COVID-19. Arah hubungan signifikansi tersebut positif dengan kekuatan hubungan yang cukup kuat. Oleh karena itu, peneliti menyarankan institusi terkait untuk melakukan pengawasan terhadap dampak psikologis akibat pandemi COVID-19 yang dapat mempengaruhi kehidupan mahasiswa.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87073</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-08 14:53:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-08 16:31:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>