<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87070">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN KETAHANAN PANGAN KELUARGA SELAMA PANDEMI COVID-19 DI KOTA LANGSA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NINDA AZHARINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ketahanan pangan merupakan salah satu sektor yang perlu diperhatikan selama masa pandemi COVID-19. Ketahanan pangan keluarga yang baik mengindikasikan status gizi keluarga tersebut. Peningkatan status gizi akan berdampak terhadap daya tahan tubuh seseorang dalam mencegah penularan penyakit. Penelitian ini memberikan gambaran ketahanan pangan keluarga selama pandemi COVID-19 dengan menggunakan metode penelitian deskriptif observasional. Pengambilan sampel menggunakan metode non-probability sampling dengan jenis snowball sampling yang dilakukan secara online dan melibatkan 436 responden di seluruh kecamatan Kota Langsa serta data diolah dengan menggunakan analisis univariat. Penelitian ini menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap ketahanan pangan di Kota Langsa dengan ditemukannya mayoritas keluarga di Kota Langsa berstatus tahan pangan (52,3%), pangsa pengeluaran pangan keluarga rendah yang mengindikasikan tingkat kesejahteraan tinggi, serta tingkat kecukupan gizi energi dan protein tergolong kelebihan dan normal.&#13;
Kata Kunci:	Ketahanan Pangan, Pangsa Pengeluaran Pangan, Konsumsi Energi dan  Protein, Tingkat Kecukupan Energi Dan Protein.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87070</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-08 14:29:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-08 16:15:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>