ANALISA KERUSAKAN JALAN DAN HUBUNGANNYA TERHADAP KARAKTERISTIK LALU LINTAS (STUDI KASUS : RUAS JALAN BLANG BINTANG – MONTASIK) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISA KERUSAKAN JALAN DAN HUBUNGANNYA TERHADAP KARAKTERISTIK LALU LINTAS (STUDI KASUS : RUAS JALAN BLANG BINTANG – MONTASIK)


Pengarang

CHAIRUL AZWAR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1509200060055

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kerusakan jalan yang terjadi pada beberapa ruas jalan dapat menghambat interaksi, pergerakan dan aktivitas masyarakat dalam kegiatan ekonomi dan sosial. Seperti waktu tempuh yang lama, kemacetan, ketidaknyamanan bahkan sampai dengan kecelakaan, karena pada dasarnya setiap aktivitas pergerakan selalu didasarkan kepada pertimbangan terhadap variabel waktu, kecepatan, keamanan dan kenyamanan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat dan jenis kerusakan jalan dengan menggunakan metode PCI (Pavement Condition Index), mengetahui hubungan kerusakan jalan terhadap kecepatan kendaraan serta hubungan kerusakan jalan terhadap aliran lalu lintas dengan melihat komposisi kendaraan dengan menggunakan metode Analisis Regresi. Lokasi penelitian terletak di Kabupaten Aceh Besar, lebih tepatnya pada ruas jalan Blang Bintang – Montasik yang memiliki panjang 4,6 km dan akan di bagi kedalam 14 segmen. Pengumpulan data primer diperoleh langsung dari hasil pengamatan secara visual di lapangan yaitu berupa geometrik jalan, dimensi dan tingkat kerusakan jalan, kecepatan kendaraan serta volume lalu lintas. Hasil penelitian menunjukkan nilai PCI pada ruas jalan ini adalah sebesar 48,9 dengan kondisi sedang (fair), dimana jenis kerusakan yang mendominasi adalah retak pinggir (edge cracking) dengan persentase sebesar 55,4% dan yang paling sedikit adalah retak refleksi sambungan (joint reflection cracking) sebesar 0,2%. Untuk hubungan kerusakan jalan terhadap kecepatan kendaraan didapatkan model regresi eksponensial dengan persamaan Y = (1584.703) (0,014)X, dengan nilai koefisien korelasi (R) adalah 0,907, yang artinya korelasi antara variabel kerusakan jalan terhadap kecepatan kendaraan sebesar 90,7 %, hal ini menunjukkan hubungan yang sangat kuat, serta koefisien determinasi (R²) adalah 0,822 yang berarti bahwa variabel x (nilai PCI) dapat menjelaskan variabel y (kecepatan kendaraan) sebesar 82,2 % sedangkan sisanya sebesar 17,8 % dijelaskan oleh faktor lain. Sedangkan untuk hubungan kerusakan jalan terhadap aliran lalu lintas didapat model regresi cubic dengan persamaan Y = 162283,310 – 1476,030X + 37,011X² - 282X³, dimana nilai koefisien korelasi (R) adalah 0,400 yang artinya korelasi antara variabel kerusakan jalan terhadap aliran lalu lintas sebesar 40,0 %, dimana ini menunjukkan hubungan yang rendah dan nilai koefisien determinasi (R²) dengan nilai 0,160, yang berarti bahwa variabel x (nilai PCI) hanya dapat menjelaskan variabel y (volume lalu lintas) sebesar 16,0 % sedangkan sisanya sebesar 84,0 % dijelaskan oleh faktor lain.

Kata kunci : Pavement Condition Index (PCI), kerusakan jalan, kecepatan kendaraan, volume lalu lintas, analisa regresi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK