PEMETAAN INFRASTRUKTUR DAERAH IRIGASI ALUE UBAY DI KECAMATAN PAYA BAKONG KABUPATEN ACEH UTARA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMETAAN INFRASTRUKTUR DAERAH IRIGASI ALUE UBAY DI KECAMATAN PAYA BAKONG KABUPATEN ACEH UTARA


Pengarang

MUHAMMAD - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1509200060050

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak. Daerah Irigasi Alue Ubay yang memiliki suatu sistem jaringan irigasi terdiri dari sebuah Bendung Tetap, saluran induk, saluran sekunder dan saluran pembuang. Daerah Irigasi Alue Ubay sebagian besar infrastrukturnya sudah berusia hampir 30 tahun, sehingga kondisi bangunannya sudah mulai rusak dibanyak tempat. Penelitian dilakukan hanya pada saluran induk serta bangunan bagi/sadap terhadap yang ada pada setiap ruasnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetuhi kondisi dan fungsi jaringan irigasi khususnya pada saluran primer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan penggabungan antara data kondisi infrastruktur di lapangan dengan data-data pendukung lainnya. Data-data yang diperlukan pada penelitian ini adalah data primer yang dengan melakukan survei dan observasi, identifikasi kondisi fisik dilapangan dan dampak dari kerusakan serta dengan wawancara yang melibatkan unsur dari instansi terkait, data sekunder diperoleh dari data teknis Daerah Irigasi Alue Ubay dan informasi dari instansi terkait. Hasil dari penilaian diperoleh sebuah infomasi yang kemudian dipetakan dan di input kedalam peta geospasial yang berbasis SIG. Informasi yang dihasilkan diantaranya adalah panjang total saluran induk 10.057 m, terdapat 8 (delapan) ruas saluran mulai dari pintu Intake sampai dengan BAU.8, hasilnya adalah ruas BAU.1-BAU.2 dengan total panjang 1.514 m, rusak sepanjang 1.509 m, sebagian besar mengalami rusak berat, tingkat kerusakan mencapai 99.66%, bila mengacu pada Permen PUPR Nomor 23/PRT/M/2015, prioritas penanganan pada ruas ini berada pada rangking 1 (satu). Untuk ruas lain yang memiliki kondisi dan fungsi serupa adalah ruas dari Pintu Intake-BAU.1, BAU.3-BAU.4 dan BAU.6-BAU.7. Kondisi dan fungsi bangunan bagi/sadap yang terdiri dari 9 unit bangunan bagi/sadap denganjumlah pintu bagi 14 unit, pintu sadap 19 unit, rata-rata dalam kondisi baik (tingkat kerusakan 90%).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK