Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN PANJANG-BERAT DAN FAKTOR KONDISI IKAN DOMINAN PENTING DI PERAIRAN DANAU ANEUK LAOT, SABANG, PROVINSI ACEH
Pengarang
ANDRI YUDHA RAMADHAN - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1611102010026
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan panjang berat dan faktor kondisi ikan dominan penting di Perairan Danau Aneuk Laot. Pengambilan sampel menggunakan metode survey dengan bantuan nelayan setempat dengan menggunakan pukat cincin yang berjumlah satu unit dengan mata jaring 2 inci dan 3 inci. Sampel ikan yang diambil 50%-100% dari hasil tangkapan ikan yang didapat sebanyak 272 ikan dengan rincian 205 ikan nila (Oreochromis mossambicus), 33 ikan mujair (Oreochromis mossambicus), dan 34 ikan louhan (Oreochromis mossambicus) kemudian dilakukan pengukuran panjang dan berat sesuai jenis kelamin. Hasil penelitian distribusi frekuensi panjang tiga jenis ikan dengan kisaran dimulai dari ukuran panjang terpendek yaitu 125 mm dan panjang tertinggi 205 mm. Panjang ikan tersebut dikelompokkan ke dalam 9 kelas panjang, dan frekuensi ikan tertinggi terdapat pada kelas ukuran 152-160 mm yaitu sebanyak 80 ekor dengan rincian ikan nila 62 ekor, ikan mujair 6 ekor, ikan louhan 12 ekor dan frekuensi ikan terendah terdapat pada kelas ukuran 197-205 mm yaitu sebanyak 2 ekor dengan rincian hanya terdapat ikan louhan sebanyak 2 ekor. Berdasarkan analisis hubungan panjang berat ketiganya memiliki nilai b dibawah 3 yang memiliki sifat allometrik negative. Nilai rata-rata berat relatif (Wr) dan faktor kondisi (K) ketiga jenis ikan tersebut, yaitu ikan nila (Oreochromis niloticus), ikan mujair (Oreochromis mossambicus) dan ikan louhan (Cichlasoma trimaculatum) secara berturut-turut Wr = 100,8594; Wr = 102,2684; Wr = 100,7335 dan K = 3,1452, K = 3,2247, K = 3,3991 secara berturut-turut. Berat relatif dari ketiga jenis ikan tersebut diatas 100 gr menunjukkan bahwa perairan Danau Aneuk Laot masih mendukung untuk pertumbuhan ketiga jenis ikan.
Kata Kunci: Panjang-Berat, Danau Anuek Laot, Faktor Kondisi, Rasio Kelamin
Tidak Tersedia Deskripsi
KEANEKARAGAMAN JENIS-JENIS IKAN DI PERAIRAN DANAU ANEUK LAOT KOTA SABANG NANGGROE ACEH DARUSSALAM (muliana, 2022)
KEANEKARAGAMAN FITOPLANKTON DI PERAIRAN DANAU ANEUK LAOT KOTA SABANG NANGGROE ACEH DARUSSALAM (T.Ayu fitrisia Angela, 2022)
KEBIASAAN MAKAN DAN HUBUNGAN PANJANG BERAT TERHADAP POLA PERTUMBUHAN IKAN KEPERAS (BARBODES BREVIS) DI PERAIRAN DANAU ANEUK LAOT KOTA SABANG (Lis Madewi, 2024)
KEANEKARAGAMAN ZOOPLANKTON DI PERAIRAN DANAU ANEUK LAOT KOTA SABANG NANGGROE ACEH DARUSSALAM (Cut Aldila Ika Putri, 2022)
DISTRIBUSI POPULASI IKAN MUJAIR (OREOCHROMIS MOSSAMBICA) DI PERAIRAN DANAU ANEUK LAOT KOTA SABANG NANGGROE ACEH DARUSSALAM (Cut ida Rahmadiana, 2022)