PENENTUAN PRIORITAS PENINGKATAN JALAN DI KABUPATEN PIDIE JAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENENTUAN PRIORITAS PENINGKATAN JALAN DI KABUPATEN PIDIE JAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)


Pengarang

YUSRIL MAHENDRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1509200060083

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PENENTUAN PRIORITAS PENINGKATAN JALAN DI KABUPATEN
PIDIE JAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL
HIERARCHY PROCESS (AHP)

Yusril Mahendra
NIM 1509200060083
Program Studi Magister Teknik Sipil
Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik
Universitas Syiah Kuala

Abstrak
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pidie Jaya, telah mengusulkan peningkatan
jalan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik
Indonesia sebanyak 5 ruas untuk ditingkatkan pada tahun 2021 dengan total biaya
sebesar Rp. 16.731.593.750. Usulan peningkatan jalan tersebut di tahun 2021 tidak
dapat ditingkatkan semua, karena adanya keterbatasan anggaran. Keterbatasan
anggaran disebabkan adanya refocusing anggaran untuk penanganan Corona Virus
Disease 2019 (Covid 19) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
kriteria yang dominan perlu dipertimbangkan dalam peningkatan jalan di Kabupaten
Pidie Jaya dan menganalisis urutan prioritas peningkatan jalan di Kabupaten Pidie
Jaya berdasarkan kriteria kerusakan jalan, panjang jalan, biaya peningkatan, dan tata
guna lahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif melalui
kuesioner. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling yaitu
pengambilan sampel dengan pertimbangan yang didasarkan pada pemangku
kepentingan dan pengambil kebijakan (stakeholders) yang mengetahui kondisi
kriteria pada lokasi usulan peningkatan jalan di Kabupaten Pidie Jaya. Responden
ditetapkan sebanyak 5 stakeholders yaitu Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU
Kabupaten Pidie Jaya, Kepala Bidang Perencanaan Sarana dan Prasarana Badan
Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pidie Jaya, Kepala Bidang
Perhubungan Jalur Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Pidie Jaya, Anggota Komisi
D Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya,
dan Akademisi Universitas Syiah Kuala. Teknik analisis data digunakan statistik
deskriptif dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kriteria yang dominan perlu dipertimbangkan dalam peningkatan jalan adalah
kriteria biaya peningkatan dengan nilai rata-rata gabungan eigen sebesar 0,45.
Prioritas peningkatan jalan berdasarkan kriteria kerusakan jalan, panjang jalan, biaya
peningkatan, dan tata guna lahan adalah Jalan Meurandeh Alue - Asan Kumbang -
Blang Miroe sebagai prioritas 1 dengan bobot sebesar 0,35 dan Jalan Trienggadeng -
Panton Beurasan - Cubo sebagai prioritas 2 dengan bobot sebesar 0,27.
Kata Kunci: Prioritas, peningkatan jalan, kerusakan jalan, panjang jalan, biaya
peningkatan, tata guna lahan

DETERMINING THE PRIORITY OF ROAD IMPROVEMENT IN PIDIE
JAYA DISTRICT USING THE ANALYTICAL HIERARCHY
PROCESS (AHP) METHOD

Yusril Mahendra
Student Number 1509200060083
Master Program of Civil Engineering
Civil Engineering Department of Engineering Faculty
University Syiah Kuala

Abstract
The Public Works Office (PU) of Pidie Jaya Regency, has proposed an increase in 5
sections to the Ministry of Public Works and Public Housing (PUPR) of the Republic
of Indonesia to be upgraded in 2021 with a total cost of Rp. 16,731,593,750. All of
the proposed road improvements in 2021 cannot be upgraded, due to budget
constraints. The budget limitation is due to refocusing the budget for handling
Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) in Indonesia. This study aims to analyze the
dominant criteria that need to be considered in road improvement in Pidie Jaya
Regency and to analyze the order of priority road improvement in Pidie Jaya
Regency based on the criteria for road damage, road length, cost of improvement,
and land use. This study uses a quantitative method approach through a
questionnaire. The sampling technique used was purposive sampling, namely
sampling with considerations based on stakeholders and policy makers (stakeholders)
who know the conditions of the criteria at the proposed location for road
improvement in Pidie Jaya Regency. Respondents were assigned as many as 5
stakeholders, namely the Head of the Highways Division of the Public Works Office
of Pidie Jaya Regency, the Head of the Facility and Infrastructure Planning Division
of the Regional Development Planning Agency (Bappeda) of Pidie Jaya Regency,
the Head of the Land Line Transportation Division of the Pidie Jaya Regency
Transportation Service, the Member of the Commission D for the Development
Council District People's Representative (DPRK) Pidie Jaya, and academics at Syiah
Kuala University. The data analysis technique used descriptive statistics and
Analytical Hierarchy Process (AHP). The results show that the dominant criterion
that needs to be considered in road improvement is the cost of improvement criteria
with a combined average eigenvalue of 0.45. Road improvement priorities based on
the criteria for road damage, road length, cost of improvement, and land use are
Meurandeh Alue - Asan Kumbang - Blang Miroe Road as priority 1 with a weight of
0.35 and Jalan Trienggadeng - Panton Beurasan - Cubo as priority 2 with a weight
equal to 0.27.

Key Words: Priority, road improvement, road damage, road length, cost of
improvement, land use

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK