Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI STRATEGI THINK-TALK-WRITE PADA MATERI PECAHAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI STRATEGI THINK-TALK-WRITE PADA MATERI PECAHAN
Pengarang
YANTI FITRIANI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0906103020083
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK Kata kunci: Pembelajaran Melalui Strategi TTW, Kemampuan Berpikir Kritis, pecahan
Salah satu tujuan pembelajaran matematika dalam KTSP adalah siswa diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis yang meliputi kemampuan mengidentifikasi asumsi yang digunakan, merumuskan pokok-pokok permasalahan, mengungkap konsep, teorema serta mengevaluasi argumen yang relevan dalam menyelesaikan suatu masalah. Salah satu strategi yang relevan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa adalah strategi pembelajaran kooperatif think-talk- write (TTW). Strategi pempelajaran TTW memberi pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian yang berkaitan dengan penerapan strategi pembelajaran TTW pada materi pecahan di kelas VII SMPN 4 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir kritis siswa melalui strategi TTW lebih baik dari pada siswa yang hanya memperoleh pembelajaran konvensional. Penelitian yang dilakukan berupa penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen true experimental design berdesain randomized control group pretest-posttest. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik acak yang menjadi kelas eksperimen (VII3) dan kelas kontrol (VII4). Hasil pengujian data kuantitatif menunjukkan bahwa salah satu data tidak berdistribusi normal, sehingga dapat dianalisis dengan statistik non parametrik uji peringkat bertanda wilcoxon taraf signifikan ? = 0,05. Berdasarkan hasil analisis data terhadap skor kemampuan berpikir kritis diperoleh nilai Thitung = 45,5 dan nilai Ttabel = 91, hal ini berarti H0 ditolak dan akibatnya H1 diterima. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa yang mendapat pembelajaran dengan strategi TTW lebih baik dari pada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional pada materi pecahan.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN NILAI MUTLAK KELAS X SMA NEGERI 5 BANDA ACEH (Marhamah, 2017)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TTW (THINK TALK WRITE) RNPADA PEMBELAJARAN MATERI OPERASI PECAHAN RNDI KELAS V SD NEGERI 62 BANDA ACEH (Maressa Gunawan, 2014)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS VII MTSN RUKOH BANDA ACEH (M. Yunus, 2013)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-TALK-WRITE (TTW) PADA MATERI ALJABAR YANG MELIBATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI SISWA KELAS VII MTSN KUTA BARO ACEH BESAR (Fadhilah Ladia, 2017)
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KETERLIBATAN SISWA PADA MATERI BANGUN RUANG MELALUI PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN SIMULASI 3D (Mutia, 2025)