Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PENAMBAHAN ABU CANGKANG KERANG TERHADAP KUAT TEKAN BETON DENGAN NILAI FAS 0,60
Pengarang
M. IQBAL FADHIL - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1504001010126
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Di indonesia bahan tambahan telah banyak digunakan, manfaat dari bahan tambahan tersebut perlu dibuktikan dengan menggunakan bahan agregat dan jenis semen yang sama dengan bahan yang digunakan dilapangan. Bahan tambah (admixture) digunakan untuk memodifikasi sifat dan karakteristik dari beton misalnya untuk meningkatkan kekuatan tekan beton dan memperbaiki kinerja beton. Bahan – bahan limbah disekitar lingkungan dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam campuran beton. Sebagian besar Indonesia adalah daerah perairan Laut oleh karena itu, perlu mencari innovasi baru untuk campuran beton dengan menggunakan hasil laut yang sudah tidak dimanfaatkan lagi berupa limbah. Hal tersebut memberikan alternatif untuk memanfaatkan limbah-limbah yang tidak termanfaatkan lagi, seperti cangkang kerang. Cangkang kerang mengandung senyawa kimia pozzolan yaitu mengandung zat kapur (CaO), Aluminium oksida dan silika. Sehingga diharapkan cangkang kerang dapat meningkatkan karakteristik beton. Pengujian dilakukan pada saat saat benda uji berumur 7, dan 14 hari dengan menggunakan Faktor Air Semen (FAS) yang digunakan pada penelitian ini adalah 0,6 dengan jumlah benda uji 12 buah benda uji silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Masing-masing pengujian terdiri dari 6 benda uji dengan pembagian 6 benda uji untuk normal dan 6 benda uji untuk penambahan cangkang kerang untuk setiap variasi umur menggunakan 3 benda uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan rata-rata pada umur 7 hari sebesar 18,25 MPa dan pada umur 14 hari sebesar 26,56 MPa. Sedangkan dengan menggunakan cangkang kerang menunjukkan bahwa bahwa kuat tekan rata-rata pada umur 7 hari sebesar 16,78 MPa, dan pada umur 14 hari sebesar 23,81. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa beton normal memiliki kuat tekan yang lebih tinggi dari pada cangkang kerang namun perbedaan nya tidak terlalu signifikan.
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDI PENGARUH PENAMBAHAN ABU CANGKANG KERANG LOKAN TERHADAP SIFAT FISIS DAN KUAT TEKAN MORTAR (Nurul Icwani, 2025)
PENGARUH PENAMBAHAN JERAMI PADI TERHADAP KUAT TEKAN BETON (Azhari, 2024)
PENGARUH PENAMBAHAN ABU CANGKANG KERANG TERHADAP KUAT TEKAN BETON DENGAN NILAI FAS 0,60 (M. IQBAL FADHIL, 2021)
PERBANDINGAN KUAT TARIK BELAH PADA BETON NORMAL DENGAN BETON MENGGUNAKAN CAMPURAN CANGKANG KERANG (Nasrol, 2013)
PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI SUBTITUSI CANGKANG TIRAM SEBAGAI BAHAN TAMBAH AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON (VARIASI 0%, 30%, 60%, DAN 90% DARI BERAT PASIR) DENGAN FAS 0,5 (Surya Mahdi, 2015)