Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERTUMBUHAN DAN UJI DAYA HASIL BEBERAPA MUTAN KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRIL) VARIETAS KIPAS PUTIH GENERASI KE-6 DI KEBUN PERCOBAAN LAMPAHAN BENER MERIAH
Pengarang
Suryani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1505150010011
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (Gayo Lues) (S1) / PDDIKTI : 54212
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Suryani. 1505150010011. Pertumbuhan dan Uji Hasil beberapa Mutan Kedelai (Glycine max (L.) merril.) Varietas Kipas Putih Generasi ke-6 di Kebun Percobaan Lampahan Bener Meriah. Dibawah bimbingan Zuyasna sebagai ketua dan Hasanuddin sebagai anggota.
RINGKASAN
Kedelai (Glycine max (L.) Merril) adalah salah satu tanaman pangan strategis setelah padi dan jagung, yang mempunyai peranan penting bagi penyediaan bahan pangan bergizi, untuk pemenuhan kebutuhan pangan nasional penduduk Indonesia. Berkembangnya Industri pangan dan pakan berbahan baku kedelai yang disertai dengan pertumbuhan penduduk, mengakibatkan permintaan kedelai di Indonesia meningkat. Namun, produksi kedelai nasional cendrung menurun. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi kedelai nasional yaitu dengan penggunaan benih yang berkualitas, benih yang berkualitas ditentukan oleh mutu fisik dan mutu genetik. Mutu fisik yaitu kondisi fisik benih yang seragam, terbebas dari kotoran benih dan tidak rusak, mutu genetik yaitu mutu benih yang ditunjukkan oleh viabilitas dan vigor benih yang baik. Sejalan dengan itu, diharapkan teknologi radiasi dengan sinar gamma dapat dipakai dalam penelitian ini untuk memperbaiki produktivitas dan kualitas tanaman kedelai yang lebih baik dari varietas asalnya, yaitu menghasilkan varietas kedelai yang toleran kekeringan, berdaya hasil tinggi, berumur genjah, dan berkualitas tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan produksi galur-galur mutan kedelai Kipas Putih generasi ke-6 di kebun percobaan Lampahan Bener Meriah. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan University Farm Desa Lampahan Bener Meriah, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. Penilitian ini dilaksanakan bulan April sampai Agustus 2019.
Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah cangkul, garu, parang, gembor, meteran, selang air, tali raffia, gunting, tusuk sate, jangka sorong, timbangan analitik, papan nama, kamera dan alat tulis. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 galur mutan kedelai Kipas Putih generasi ke-6 dan sebagai pembanding digunakan varietas Kipas Putih (tetua), pupuk kandang, abu sekam, Furadan, pestisida Matador dan Rhizoka.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola non faktorial, faktor yang digunakan adalah genotipe kedelai yang terdiri dari 6 taraf yaitu mutan Kipas Putih B4, B7, B10, B13, dan B22 dan sebagai pembanding digunakan varietas Kipas Putih (tetua mutan), setiap perlakuan dibuat 3 kali ulangan sehingga terdapat 21 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman pada umur 28, 42, dan 56 HST, jumlah cabang pada 28, 42, 56 HST, umur berbunga, jumlah cabang produktif, jumlah polong per tanaman, jumlah polong bernas per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman, bobot biji per bedeng dan bobot 100 biji.
Genotipe kedelai mutan generasi ke-6 berpengaruh sangat nyata pada parameter pertumbuhan terhadap tinggi tanaman dan jumlah cabang umur 28, 42 dan 56 HST, jumlah cabang produktif dan umur berbunga. Genotipe terbaik terdapat pada G6 (Mutan B22) dan G3 (Mutan B7) karna ke-2 genotipe tersebut memiliki nilai yang konsisten dengan rata-rata tertinggi dari genotipe lainnya. Kedelai mutan generasi ke-6 berpengaruh sangat nyata pada semua komponen parameter hasil, genotipe terbaik pada parameter bobot 100 biji terdapat pada G4 (Mutan B10). Terdapat perbaikan dari segi komponen agronomi genotipe mutan ke-6 dibandingkan dengan varietas tetua Kipas Putih.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHANDAN HASIL BEBERAPA GALUR MUTAN KEDELAI (GLYCINE MAX L.) KIPAS PUTIH GENERASI KE-8 (M8) (YUSRIJAL, 2024)
PENGARUH PEMBERIAN EKOENZIM DARI BERBAGAI KOMBINASI LIMBAH KULIT BUAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA GALUR MUTAN KEDELAI (GLYCINE MAX (L).MERR) KIPAS PUTIH (ATHIYAH ZAHRA LUBIS, 2024)
PENGARUH DOSIS PUPUK NPK DAN GALUR MUTAN VARIETASRNKIPAS PUTIH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERR.) (NURHAQQI, 2022)
PENGARUH PEMBERIAN EKOENZIM TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF DAN GENERATIF PADA BEBERAPARN GALUR MUTAN KEDELAI KIPAS MERAH (Meutia Maharani, 2024)
PENGARUH VARIETAS DAN DOSIS PUPUK ORGANIK PADAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRIL) (Andi Darmanto, 2024)