<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="86933">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISASI RIZOBAKTERI AGEN BIOKONTROL TERHADAP PATOGEN PHYTOPHTHORA PALMIVORA SERTA SEBAGAI PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN KAKAO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmat Barona</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN &#13;
Rahmat Barona. Karakterisasi Rizobakteri Agen Biokontrol  Terhadap Patogen&#13;
Phytophthora palmivora Serta Sebagai Pemacu Pertumbuhan Tanaman Kakao.&#13;
Dibawah bimbingan Syamsuddin sebagai pembimbing ketua dan Syafruddin&#13;
sebagai pembimbing anggota.&#13;
 Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui pengaruh jenis rizobakteri&#13;
dalam menekan pertumbuhan P. palmivora pada tanaman kakao, (2) Untuk&#13;
mengetahui pengaruh jenis rizobakteri terhadap viabilitas dan vigor benih kakao.&#13;
 Penelitian ini akan dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi&#13;
Benih, Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian,dan Laboratorium Biologi FKIP&#13;
Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan dari&#13;
bulan April 2019 sampai Februari 2020. Penelitian ini menggunakan 2 rancangan&#13;
percobaan, dimana percobaan rancangan I menggukanan Rancangan Acak&#13;
Lengkap (RAL) pola non faktorial dan percobaan rancangan II menggunakan&#13;
Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola non faktorial. Perlakuan rizobakteri&#13;
terdiri dari 8 isolat dan satu kontrol. Tolak ukur yang diamati terdiri dari daya&#13;
hambat, laju penghambatan, aktivitas enzim protease, aktivitas peroksidase,&#13;
produksi HCN, melarutkan fosfat, memproduksi IAA, memproduksi sederofor,&#13;
Potensi Tumbuh Maksimum (PTM), Daya Berkecambah (DB), Indeks Vigor,&#13;
Keserampakan Tumbuh (K&#13;
ST&#13;
), Kecepatan Tumbuh Relatif (K&#13;
CT-&#13;
Tinggi&#13;
tanaman, jumlah daun, diameter batang pada umur 30, 40, 50, 60, dan 70 HST, &#13;
kejadian penyakit (KP), Luas bercak, Intensitas serangan dan jumlah benih &#13;
terserang.&#13;
 Hasil evaluasi kemampuan rizobakteri sebagai agen biokontrol&#13;
menunjukkan terdapat 2 isolat yang mampu menghambat pertumbuhan Phytoptora&#13;
palmivora yang tinggi dibandingkan isolat rizobakteri lainnya yaitu GM  8/1 dan&#13;
GM  7/10, terdapat 2 isolat yang memiliki kemampuan memproduksi enzim&#13;
protease yaitu GM  8/1 dan GM  8/8, terdapat 1 isolat yang memiliki kemampuan&#13;
memproduksi HCN yaitu GM  8/1. Aktivitas peroksidase tertinggi dijumpai pada&#13;
isolat GM  7/10 (3,49 U/mg protein). &#13;
R), T&#13;
50,&#13;
 Hasil evaluasi kemampuan isolat rizobakteri sebagai pemacu pertumbuhan&#13;
tanaman menunjukkan bahwa terdapat 4 isolat yang mampu menghasilkan hormon&#13;
tumbuh IAA yang tinggi yaitu isolat rizobakteri GM  7/9, GM  8/8, GM  5/6, dan&#13;
GM  3/6. terdapat 2 isolat mampu melarutkan fosfat yaitu GM  7/10 dan GM  8/8.&#13;
Sementara pada analisis kemampuan rizobakteri memproduksi siderofor secara&#13;
keseluruhan semua isolat yang diuji memiliki kemampuan memproduksi siderofor&#13;
tetapi dengan kandungan yang berbeda-beda, namun jumlah kandungan produksi&#13;
siderofor  cenderung lebih banyak dijumpai pada isolate rizobakteri GM 7/10. &#13;
Bedasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan benih&#13;
menggunakan rizobakteri berpengaruh nyata terhadap potensi tumbuh maksimim&#13;
(PTM), daya berkecambah (DB), keserempakan tumbuh (KST). isolat  rizobakteri&#13;
GM 3/6, GM 7/9, GM 8/8, dan GM 8/11 memberikan peningkatan terhadap nilai&#13;
tolok ukur potensi tumbuh maksimum yaitu 96,67%. Sementara hal yang berbeda&#13;
ditunjukkan pada tolok ukur daya berkecambah, dimana nilai tertinggi hanya&#13;
dijumpai pada perlakuan isolat rizobakteri GM 8/8 (96, 67 %. ). Sedangkan nilai&#13;
tertinggi pada keserempakan tumbuh relatif juga dijumpai pada isolat rizobakteri&#13;
GM  8/8 dengan nilai 86,67%. &#13;
Bedasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan rizobakteri&#13;
berpengaruh nyata terhadap tolok ukur kejadian penyakit, luas bercak, keparahan&#13;
penyakit dan jumlah biji yang terifeksi. Kejadian penyakit pada bibit kakao&#13;
terendah dijumpai pada isolat rizobakteri GM  8/1 (26,67%), sementara hal yang&#13;
sama ditujukkan pada tolok ukur luas bercak, keparahan penyakit dan jumlah biji&#13;
terinfeksi, dimana perlakuan isolat rizobakteri terbaik juga dijumpai pada GM 8/1.&#13;
&#13;
Kata Kunci :Karakterisasi Rizobakteri, Perlakuan benih, Phytophthora palmivora  &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>86933</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-07 11:22:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-07 11:26:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>