<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="86902">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH JENIS MIKORIZA DAN VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI (CAPSICUM ANNUUM L.) PADA TANAH ANDISOL BENER MERIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maulana Zubir</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
&#13;
MAULANA ZUBIR. Pengaruh Jenis Mikoriza dan Varietas terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) pada Tanah Andisol Bener Meriah dibawah bimbingan Syafruddin sebagai pembimbing ketua dan Syamsuddin sebagai pembimbing anggota.&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari jenis mikoriza dan varietas cabai serta interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil pada tanah Andisol Bener Meriah. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Blang Kucak Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah, Laboratorium Fisiologi Tumbuhan, Laboratorium Tanah dan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh, mulai dari bulan Mei Sampai Desember 2019. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4 x 5 dengan 3 ulangan, dimana jenis mikoriza terdiri dari Kontrol, Glomus mosseae, Gigaspora sp. dan Campuran (Glomus mosseae + Gigaspora sp.) dan varietas terdiri dari LADO F1, PM 999 F1, R1, Perintis, dan OR TWIST 42. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman hari ke 15, 30 dan 45 HSPT, Lingkar batang hari ke 15, 30 dan 45 HSPT, total cabang produktif hari ke 60 HSPT, berat berangkasan segar tanaman, berat berangkasan kering tanaman, berat segar akar tanaman, berat kering akar tanaman, total buah pertanaman, berat buah pertanaman, panjang buah pertanaman, Persentase akar terkolonisasi mikoriza (%), potensi hasil (ton ha-1), analisis tanah rutin, analisis P tersedia awal dan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  jenis mikoriza berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman hari ke 15, 30 dan 45 HSPT, lingkar batang 15, 30, dan 45 HSPT, total cabang produktif hari ke 60 HSPT, total buah pertanaman, berat buah pertanaman, potensi hasil (ton ha-1),  berat berangkasan segar tanaman, berat berangkasan kering tanaman, berat segar akar tanaman, berat kering akar tanaman, persentase akar terkolonisasi mikoriza (%),dan P tersedia tanah akhir, berpengaruh nyata terhadap P tersedia tanah awal namun tidak berpengaruh nyata terhadap panjang buah pertanaman. Pertumbuhan dan hasil terbaik dijumpai pada jenis mikoriza Gigaspora sp. Varietas  berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman hari ke 15, 30, dan 45 HSPT, lingkar batang 30 HSPT, total cabang produktif hari ke 60 HSPT, total buah pertanaman, berat buah pertanaman, panjang buah pertanaman, berat berangkasan segar tanaman, berat berangkasan kering tanaman, berat segar akar tanaman, berat kering akar tanaman, potensi hasil (ton ha-1), berpengaruh nyata terhadap P tersedia tanah awal dan akhir, akan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap lingkar batang hari ke 15, 45 HSPT, dan Persentase akar terkolonisasi mikoriza (%). Pertumbuhan dan hasil terbaik dijumpai pada varietas OR TWIST 42. Terdapat interaksi sangat nyata dan nyata terhadap tinggi tanaman hari ke 15, 30 dan 45 HSPT, total buah pertanaman, berat buah pertanaman, panjang buah pertanaman, berat kering tanaman,  total cabang produktif hari ke 60 HSPT, potensi hasil (ton ha-1), dan berat berangkasan segar tanaman, namun tidak berpengaruh nyata terhadap lingkar batang hari ke 15, 30 dan 45 HSPT, berat segar akar tanaman, berat kering akar tanaman,  persentase akar terkoloniasi mikoriza (%), P tersedia awal dan akhir. Interaksi terbaik dijumpai pada kombinasi antara jenis mikoriza Gigaspora sp. dan OR TWIST 42.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Mikoriza, Varietas, Andisol dan Gigaspora sp. &#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>86902</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-06 21:57:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-07 09:48:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>