MODIFIKASI ALAT PENYANGRAI KOPI TIPE ROTARY DRUM DENGAN PEMUTAR AUTOMATIS MENGGUNAKAN DAYA MOTOR LISTRIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

MODIFIKASI ALAT PENYANGRAI KOPI TIPE ROTARY DRUM DENGAN PEMUTAR AUTOMATIS MENGGUNAKAN DAYA MOTOR LISTRIK


Pengarang

Mohd. Baihaqi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1505106010004

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak. Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari ekstraksi biji tanaman kopi. Kopi juga terbagi menjadi dua jenisya yaitu Arabika dan Robusta, secara umum kopi Arabika biasa ditanam lebih tinggi (ketinggian 600 – 2200 meter) dengan suhu lebih sejuk (15-24 0C), sebaliknya kopi robusta dapat ditanam didataran rendah (0 – 800 M ) dengan suhu (16 – 18 0C). Ada beberapa proses yang harus dilakukan untuk dapat menikmati kopi yang sudah siap dikonsumsi salah satunya proses penyangrai biji kopi. Menyangrai kopi adalah proses menggoreng kopi tanpa menggunakan minyak. Penyangraian kopi pada dasarnya merupakan proses perubahan kimiawi dan fisik asli dari properti kopi. Pada umumnya proses menyangrai biji kopi dilakukan dengan cara tradisional. Penyangraian secara manual menggunakan wajan dan harus selalu siaga untuk memastikan api dari kayu bakar stabil. Oleh sebab itu penyangraian menggunakan mesin dengan pemutar automatis menggunakan dinamo wiper kapasitas 12 volt diharapkan dapat membantu dan mempermudah proses penyangraian kopi baik itu dalam usaha mikro maupun makro sehingga meningkatkan produksi kopi dengan biaya yang relative lebih mudah dibandingkan denga mesin yang sudah ada dipasaran. Sebelum mesin ini dimodifikasi sudah pernah didesain dan rancang oleh peneliti sebelumnya, terdapat beberapa kekurangan yaitu alat masih menggunakan pemutar manual untuk memutarnya sehingga belum bisa dikatakan mesin. Mesin penyangrai didesain dengan menggunakan 2 buah drum yaitu drum dalam dan drum luar drum dalam atau drum penyangrai yang berfungsi sebagi tempat kopi disangrai di buat menggunakan jaring besi dengan lubang kecil dibalut pada rangka yang sudah dibentuk dengan poros besi As sebagai penopang utamanya denagn panjang 60 cm dan lebar 60 cm dilubangi bagian atasnya sebagi tempat dudukan hopper untuk memasukkan kopi, drum luar berfungsi sebagai tempat peletakan heataer sebagai kompenen elemen pemanas drum ini dibuat menggunakan plat besi tipis dengan ketebalan 1.5 mm yang berbentuk tabung bulat ditempelkan pada poros as menggunakan bantalan tempel. Setelah keduanya dibentuk diletakkan pada rangka utama menggunakan bantalan duduk yang didesain menggunakan besi siku 30 x 30 dibuat berbentuk persegi panjang yang bagian depan dan belakangnya dibentuk seperti trapesium. Untuk pemutar automatisnya digunakan dinamo wiper sebagai motor penggeraknya diletakkan antara drum luar dan plat penutup bagian depan mesin untuk dudukan dinamonya dibuat dengan besi UNP 80 x 80 diikat menggunakan baut pada kedua sisi rangka utama. Selanjutnya dirangkai elemen listrik untuk menghubungkan antara satu elemen dengan elemen lainnya yang dipusatkan pada panel box untuk mudah mengontrolnya dan perakitannya. Dengan adanya pemutar automatis ini hasil kopi yang disangrai lebih merata dan layak dikategorikan medium roasting dengan suhu antara 130 – 137 0C, waktu yang tepat digunakan pada proses penyangraian kopi menggunakan mesin pemutar automatis ini adalah 90 menit, dengan persentase kadar air sebesar 2.2 % kecepatan putaran dinamo 50 RPM.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK