<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="86780">
 <titleInfo>
  <title>KAPASITAS IMPACT PELAT FERROFOAM CONCRETE BERSERAT POLYPROPYLENE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD RIZA FAHLEVI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada bidang konstruksi, beton merupakan salah satu bahan yang umum digunakan. Dalam penggunaannya beton dapat mengalami kehancuran akibat beban, salah satu beban yang menyebabkan kehancuran pada beton adalah beban impact. Kerusakan akibat beban impact sering terjadi  pada dinding bangunan dan dermaga, untuk meningkatkan dan menanggulangi kerusakan akibat dampak impact salah satu metode yaitu menggunakan ferrocement. Ferrocement adalah pelat beton bertulang tipis dengan dilapisi jaringan kawat (wiremesh) yang dapat membentuk konstruksi menjadi kuat. Ferrofoam concrete adalah material alternatif yang terdiri dari kombinasi antara wiremesh dan beton busa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas impact berserat polypropylene pada pelat ferrofoam concrete serta kedalaman kawah yang terjadi akibat bebean impact. Pada penelitian ini benda uji yang digunakan berupa pelat ferrofoam concrete berukuran 400 × 400 × 40 mm dari beton ringan yang diteliti SG 1,2; 1,4; dan 1,8, menggunakan 4 lapis wiremesh, penggunaan serat polypropylene 0,50% dan 0,75% dari volume beton, pozzolan 10% dari berat jenis. Jumlah benda uji disetiap variabel berjumlah 1 benda uji dengan total sebanyak 6 buah benda uji. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan serat dapat meningkatkan kapasitas impact pelat ferrofoam concrete. Hasil menunjukkan bahwa energi impact tertinggi pada persentase 0,50% dicapai pada SG 1,8 sebesar 5091,39 Nm, sedangkan energi impact tertinggi pada persentase 0,75% dicapai pada SG 1,8 sebesar 7063,20 Nm.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>86780</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-05 21:46:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-06 11:49:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>