<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="86760">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN PARKIR PADA PASAR LAMBARO DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA RUAS JALAN PASAR INDUK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Tasha Qadria</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasar Induk Lambaro yang terletak di Jalan Medan – Banda Aceh Km 8,5 Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Dengan luas lahan   pasar 20.000  m2, kapasitas  parkir kendaraan roda dua berkisar 300 kendaraan dan untuk kendaraan roda empat berkisar 110 kendaraan  sehingga tidak   mampu untuk menampung jumlah kendaraan yang  masuk ke area parkir. Hal tersebut  membuat para pengguna kendaraan yang memarkirkan kendaraan tidak sesuai tempat dan area parkir pasar yang tidak memiliki marka parkir memicu para pengguna kendaraan untuk parkir tidak  sesuai  arah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa persen indeks parkir pada area parkir pasar Induk Lambaro dan apakah lahan parkir yang sudah tersedia cukup untuk menampung kendaraan atau tidak. Selain itu juga ingin diketahui kinerja ruas jalan Pasar Induk akibat dari pengaruh aktivitas hambatan samping. Data primer penelitian diperoleh melalui pengamatan selama tiga hari yaitu satu hari kerja (Selasa) dan dua hari libur (Sabtu dan Minggu). Waktu pengamatan dilakukan pukul 06:00 - 09.00 WIB, 12:00 – 14:00 WIB, dan 16:00 – 18:00 WIB. Berdasarkan pengumpulan dan pengolahan data didapatkan bahwa Indeks parkir untuk sepeda motor 1,76 dan kendaraan ringan 1,47. Untuk hambatan samping yang terjadi pada ruas jalan Pasar induk pukul 07:00 – 08:00 untuk  arah  jalan Soekarno - Hatta dengan total bobot 671,8 (High) dan untuk arah jalan Medan – Banda Aceh dengan total bobot 559,9 (High). Derajat kejenuhan didapat sebesar 0,31 untuk arah Jalan Soekarno-Hatta dengan volume lalu-lintas 394 smp/jam dan kapasitas jalan 1257 smp/jam dan untuk arah Jalan Medan-Banda Aceh didapat derajat kejenuhan sebesar 0,25 dengan volume lalu-lintas 316 smp/jam dan kapasitas jalan 1257 smp/jam.&#13;
Kata Kunci : Pasar Induk Lambaro, Parkir, Indeks Parkir, Hambatan Samping, Derajat Kejenuhan&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>86760</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-05 16:20:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-06 10:14:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>