EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN PERMUKAAN JALAN DAN MENENTUKAN PRIORITAS PEMELIHARAAN JALAN (STUDI KASUS JALAN PROVINSI DI KABUPATEN ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN PERMUKAAN JALAN DAN MENENTUKAN PRIORITAS PEMELIHARAAN JALAN (STUDI KASUS JALAN PROVINSI DI KABUPATEN ACEH BESAR)


Pengarang

RISDIAWATI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200060043

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ruas-ruas jalan Provinsi di Kabupaten Aceh Besar sudah hampir mencapai kondisi baik, akan tetapi pada segmen – segmen tertentu masih terdapat kondisi jalan yang mengalami kerusakan–kerusakan sehingga dapat menggangu aktifitas pengguna jalan. Dengan keterbatasan dana, perlu pertimbangan yang komprehensip dalam menentukan prioritas penanganan jalan yang akan ditangani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis dan tingkat kerusakan jalan dengan menggunakan metode PCI serta menentukan prioritas penanganan jalan dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Hasil perhitungan kondisi masing-masing ruas jalan Provinsi di Kabupaten Aceh Besar dengan menggunakan metode PCI termasuk pada kategori sangat baik, baik dan sedang, sehingga dapat ditentukan jenis penanganannya adalah pemeliharaan rutin. Dari hasil analisis jawaban responden dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP), menyebutkan bahwa prioritas penanganan jalan dengan menggunakan beberapa kriteria, yaitu: urutan 1 adalah jenis penanganan dengan bobot 0,47, kemudian urutan kedua adalah kondisi jalan dengan bobot 0,37, selanjutnya urutan ketiga adalah aksesibilitas dengan bobot 0,12, dan urutan keempat adalah tata guna lahan dengan bobot 0,04. Sedangkan untuk alternatif prioritas penanganan jalan diperoleh skor terbesar pada Jalan Keutapang Dua - Mata Ie dengan perolehan skor 0,335, selanjutnya alternatif kedua pada Jalan Bts. Kota Banda Aceh-Sp. Lam Ateuk 0,319, alternatif ketiga pada Jalan Ir. M. Thaher 0,261, untuk alternatif keempat pada Jalan Sp. Lamreueng-Sp. Cot Iri 0,061, alternatif kelima Jalan Kota Jantho-Alue Glong 0,011, alternatif keenam pada Jalan Bts. Banda Aceh-Blang Bintang 0,010, dan untuk alternatif ketujuh pada Jalan Krueng Raya - Batas Pidie dengan perolehan skor sebesar 0,003.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK