<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="86722">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH FORMULASI BAHAN BAKU DAN PENAMBAHAN CMC (CARBOXY METHYL CELLULOSE) SEBAGAI STABILIZER TERHADAP MUTU SUSU NABATI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RINA SAPUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi bahan baku yang terdiri dari campuran dua atau tiga jenis kacang dan penambahan CMC (Carboxy Methyl Cellulose) terhadap karakteristik mutu susu nabati serta preferensi konsumen terhadap susu nabati yang dihasilkan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Bahan  baku yang digunakan pada penelitian ini adalah dua atau tiga jenis kacang yang berturut kacang kedelai (KK), kacang tanah(KT), kacang hijau (KH) (K1= 50%KK : 50%KT : 0%KH, K2= 50%KK : 0%KT : 50%KH, K3 = 0%KK : 50%KT : 50%KH, dan K4 = 33,3%KK : 33,3%KT : 33,3%KH). Selain itu, CMC digunakan sebagai stabilizer dengan perlakuan perbedaan konsentrasi CMC (C1 = 0,20% dan C2 = 0,40%). Susu nabati dengan perlakuan terbaik adalah K1C2 dengan formulasi bahan kacang tanah 50% : kacang kedelai 50% dan penambahan CMC 0,4%. Perlakuan KIC2 memiliki nilai: kadar protein 3,87%, kadar lemak 14,74%, pH 6,62, total padatan terlarut 11,47oBrix, warna (89% responden menilai susu nabati berwarna putih susu), aroma (78% responden menilai susu nabati beraroma kacang) rasa (48% responden menilai susu nabati memiliki rasa manis dan 37% responden menilai susu nabati memiliki rasa gurih), tekstur (44% responden menilai susu nabati bertekstur kental dan 25% responden menilai susu nabati bertekstur homogen) dan kesukaan keseluruhan 3,11 atau netral. Kadar protein, kadar lemak, dan  pH susu nabati memenuhi syarat mutu susu kedelai berdasarkan SNI No. 01-3830-1995.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>86722</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-05 14:29:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-05 15:27:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>