<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="86709">
 <titleInfo>
  <title>KOMPARASI PERFORMANSI ANTARA PROPORTIONAL INTEGRAL DERIVATIF CONTROLLER (PID) DAN FUZZY LOGIC CONTROLLER (FLC) PADA PENJEJAK CAHAYA DENGAN TIGA SENSOR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DONI GUNAWAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini membandingkan kinerja antara Algoritma Proportional, Integral, Derivative controller (PID) dengan Algoritma Fuzzy Logic Controller (FLC) dalam mengatur arah penjejak cahaya mendeteksi keberadaan lampu. Prototipe matahari penelitian ini menggunakan 9 buah lampu sebagai simulasi untuk mengetahui keakuratan dan kepresisian sudut dari kedua penjejak cahaya. Parameter yang dibandingkan dalam pengujian ini adalah Aspek Kecepatan Sudut dan Ketepatan Sudut. Nilai rata-rata kecepatan sudut yang diperoleh dari hasil pengujian penjejak cahaya PID sebesar 0,16 rad/s dan nilai rata-rata kecepatan linear sebesar 0,092 m/s. Sedangkan pada penjejak cahaya FLC, nilai rata-rata kecepatan sudut sebesar 0,207 rad/s dan nilai rata-rata kecepatan linear sebesar 0,132 m/s. Pengujian menggunakan penjejak cahaya PID menghasilkan nilai akurasi sumbu X sebesar 45% dan akurasi sumbu Y sebesar 30%. sedangkan pada penjejak cahaya FLC menghasilkan nilai akurasi sumbu X sebesar 80% dan akurasi sumbu Y sebesar 30%. Nilai presisi yang diperoleh penjejak cahaya PID pada sumbu X sebesar 45% dan sumbu Y sebesar 38%, sedangkan nilai presisi yang diperoleh penjejak cahaya FLC pada sumbu X sebesar 71% dan sumbu Y sebesar 33%. Kedua penjejak cahaya ini juga menghitung tingkat kesalahan menggunakan Mean Absolute Error (MAE) dan Root Square Mean Error (RSME). Pada penjejak cahaya PID diperoleh nilai MAE pada sumbu X sebesar 0,86 dan sumbu Y sebesar 0,89. Sedangkan nilai MAE penjejak cahaya FLC pada sumbu X sebesar 0,54 dan sumbu Y sebesar 0,64. Untuk nilai RSME penjejak cahaya PID pada sumbu X sebesar 1,07 dan sumbu Y sebesar 1,13. Sedangkan nilai MAE penjejak cahaya FLC pada sumbu X sebesar 0,68 dan sumbu Y sebesar 0,75. Berdasarkan perhitungan keseluruhan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa penjejak cahaya FLC memiliki peningkatan nilai kecepatan sebesar 29% dan peningkatan nilai ketepatan pada aspek akurasi sebesar 35% serta aspek presisi sebesar 26% dari penjejak cahaya PID pada penelitian terdahulu.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Penjejak cahaya, PID, FLC, MAE, RSME&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>86709</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-05 13:03:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-05 14:53:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>