Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGUNAAN TATA GUNA LAHAN CAMPURAN TERHADAP BANGKITAN-TARIKAN DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
FRYAN APRILIANDA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1604101010134
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kota Banda Aceh merupakan pusat kota di Provinsi Aceh yang sedang bekembang dengan jumlah penduduknya mencapai 270.321 jiwa dan membentuk kawasan guna lahan campuran sehingga terjadinya bangkitan tarikan perjalanan yang berdampak pada peningkatan kemacetan lalu lintas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu mengetahui variabel-variabel yang sangat berpengaruh pada pengunaan lahan campuran terhadap bangkitan tarikan perjalanan, sehingga dilakukan pemodelan transportasi terhadap variabel-variabel penelitian. Perhitungan dilakukan secara manual dan pemodelan mengunakan aplikasi SPSS (Statistical Package for the Sosicial Sciences). Pengumpulan data variabel penelitian diambil dari Badan Pusat Statitiska dan Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, untuk variabel-variabel lainnya mengunakan kuesioner google form secara purposive random sampling. Penentuan jumlah sampel mengunakan rumus slovin yang berjumlah 399 orang yang diambil berdasarkan jumlah penduduk produktif dan teknik analisis mengunakan uji regresi linier berganda. Berdasarkan hasil uji regresi diperoleh model bangkitan Oi= 10.571 – 2.712 X1 + 1.853 X3 + 0.785 X6 + 2.293 X7 – 1.304 X4 dengan variabel-variabel kepadatan penduduk, nilai lahan, kinerja jalan, tipologi klassen, dan jumlah fasos & fasum yang dominan dan untuk tarikan sebagai berikut, Dd= -3.806 – 0.960 X1 + 0.690 X3 + 0.441 X6 + 0.642 X7 + 1.019 X4 dengan variabel-variabel kepadatan penduduk, nilai lahan, kinerja jalan, tipologi klassen, dan jumlah fasos & fasum yang dominan, untuk 5 tahun kedepan didapat model bangkitan Oi= 10.458 – 1.304 X4 dengan variabel jumlah fasos & fasum yang dominan dan untuk tarikan 5 tahun kedepan didapatkan model tarikan Dd= -19.650 + 0.701 X2 + 0.305 X5 + 1.098 X6 + 2.206 X7 + 1.237 X4 dengan variabel-variabel Jarak Antar Kecamatan, Biaya Transportasi, kinerja jalan, tipologi klassen, dan jumlah fasos & fasum yang dominan.
Kata kunci : Bangkitan, Tarikan, MAT, Regresi
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGUNAAN TATA GUNA LAHAN CAMPURAN TERHADAP BANGKITAN-TARIKAN DI KOTA BANDA ACEH (FRYAN APRILIANDA, 2021)
PERENCANAAN SISTEM TRANSPORTASI DENGAN INTERAKSI TATA GUNA LAHAN PADA KECAMATAN ULEE KARENG (MUHAMMAD ALFI SYAHRIN, 2024)
HUBUNGAN TATA GUNA LAHAN CAMPURAN TERHADAP TARIKAN DI KOTA BANDA ACEH (Muhammad Farizi, 2021)
PERENCANAAN WILAYAH DENGAN KONSEP TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS KECAMATAN KUTA ALAM) (PUTRI CANTIKA, 2022)
PERENCANAAN KAPASITAS JALAN BERDASARKAN LAND USE (STUDI KASUS : JALAN MR. TEUKU MOH. HASAN SISI BARAT ) PERENCANAAN KAPASITAS JALAN BERDASARKAN LAND USE (STUDI KASUS : JALAN MR. TEUKU MOH. HASAN SISI BARAT) (AGUNG WAHYUDI HIDAYAT, 2021)